Saham

Gen Z dan Milenial Kuasai 68 Persen Pengguna Emas Digital, Total Investor Tembus 19,2 Juta

Pengguna emas digital di Indonesia mencapai 19,2 juta orang hingga September 2026. Gen Z dan Milenial mendominasi dengan porsi 68 persen.

Gen Z dan Milenial Kuasai 68 Persen Pengguna Emas Digital, Total Investor Tembus 19,2 Juta
Foto: Shutterstock

Generasi Z dan Milenial menjadi kelompok terbesar dalam penggunaan layanan perdagangan emas digital di Indonesia. Hingga September 2026, jumlah pengguna pasar fisik emas digital mencapai 19,2 juta orang, dengan 68 persen berasal dari kedua generasi tersebut.

Data Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) menunjukkan, Generasi Milenial menyumbang 36 persen dari total pengguna, sedangkan Generasi Z berkontribusi sebesar 32 persen. Komposisi ini memperlihatkan besarnya keterlibatan generasi muda dalam transaksi emas melalui platform digital.

Milenial Menjadi Kelompok Pengguna Terbesar

Head of Business Unit Commodity ICDX, Zulfal Faradis, menilai tingginya proporsi pengguna dari kalangan Milenial dan Gen Z menjadi peluang bagi perkembangan perdagangan emas digital di Tanah Air.

Menurut Zulfal, kedua kelompok tersebut memiliki potensi pasar yang besar karena didukung populasi yang signifikan dan semakin terbiasanya masyarakat menggunakan layanan berbasis teknologi. Kemampuan memperoleh penghasilan sendiri juga membuka peluang bagi mereka untuk mulai mempertimbangkan investasi jangka panjang.

“Generasi Z dan Milenial tentunya akan menjadi pasar potensial yang besar dalam pengembangan emas digital,” ujar Zulfal dalam keterangannya, Sabtu (17/10/2026).

Meski jumlah pengguna terus berkembang, ICDX menilai peningkatan partisipasi masyarakat perlu disertai pemahaman yang memadai mengenai investasi. Pengetahuan tentang mekanisme transaksi, penyimpanan aset, serta risiko menjadi bagian penting agar masyarakat dapat mengambil keputusan secara lebih bijak.

Zulfal menegaskan bahwa penguatan literasi menjadi tantangan berikutnya seiring bertambahnya minat generasi muda terhadap instrumen tersebut.

Populasi Gen Z dan Milenial Jadi Modal Pertumbuhan

Potensi pertumbuhan pasar emas digital juga didukung besarnya jumlah penduduk dari kedua generasi tersebut. Berdasarkan data kependudukan Semester I 2026, Generasi Z menempati posisi pertama dengan jumlah 75,37 juta jiwa atau 25,98 persen dari total populasi Indonesia.

Generasi Milenial berada di urutan berikutnya dengan 68,54 juta jiwa atau setara 23,62 persen. Besarnya populasi ini menjadi salah satu faktor yang mendukung peluang pengembangan layanan investasi berbasis digital.

Sementara itu, Generasi X tercatat berjumlah 55,51 juta jiwa atau 19,13 persen. Adapun Generasi Alpha mencapai 55,42 juta jiwa, dengan kontribusi 19,10 persen terhadap jumlah penduduk.

Literasi Investasi Perlu Diperkuat

Secara demografis, Generasi Milenial merupakan kelompok yang lahir pada 1981–1996, sedangkan Generasi Z mencakup mereka yang lahir pada 1997–2012.

ICDX memproyeksikan jumlah pengguna emas digital dari kedua kelompok tersebut masih berpeluang bertambah seiring perkembangan layanan investasi digital. Namun, pertumbuhan pasar tidak hanya bergantung pada penambahan pengguna, melainkan juga kualitas pemahaman mereka terhadap produk yang dipilih.

Edukasi mengenai cara bertransaksi, karakteristik emas digital, dan risiko investasi diperlukan agar masyarakat tidak sekadar mengikuti tren. Dengan literasi yang lebih kuat, pertumbuhan pengguna diharapkan berjalan seiring dengan meningkatnya kesadaran dalam mengelola keuangan dan menentukan tujuan investasi jangka panjang.