— Great Wall Motor (GWM) Indonesia menunjukkan ambisi besar untuk menguasai pasar otomotif Tanah Air dengan terus memperluas jaringan distribusinya. Di tengah dinamika industri yang berubah, GWM justru melihat peluang untuk berekspansi, berbeda dengan tren penutupan diler yang dilakukan beberapa merek Jepang.

CEO GWM Indonesia, Bagus Susanto, mengungkapkan bahwa saat ini perusahaan telah memiliki 19 outlet yang tersebar di berbagai kota besar di Pulau Jawa, Sumatra, dan Sulawesi. Rencana ekspansi lebih lanjut akan menyasar kota-kota strategis lainnya, termasuk Yogyakarta, Pontianak, dan Pekanbaru.

“Saat ini kita GWM di berbagai kota-kota besar yang ada di Indonesia itu kita sudah memiliki 19 outlet yang tersebar di berbagai kota-kota baik di Pulau Jawa, Pulau Sumatra, maupun Sulawesi yang terakhir ini. Nah, dalam waktu dekat kita juga akan membuka outlet-outlet yang baru di Kota Yogyakarta, kemudian juga ada di Pontianak, ya, kemudian ada di Pekanbaru, dan kota-kota yang lainnya,” jelas Bagus di ICE BSD, Jumat (11/9/2026).

Langkah agresif GWM ini terjadi bersamaan dengan beberapa merek Jepang yang melakukan efisiensi jaringan diler. Fenomena ini bahkan memicu beberapa lokasi bekas diler Jepang beralih fungsi menjadi showroom merek asal China, menandakan pergeseran peta persaingan di sektor otomotif nasional.

GWM tidak hanya berhenti pada penambahan titik penjualan. Perusahaan menargetkan total jaringan outletnya akan mencapai 25 unit hingga akhir tahun 2026, guna meningkatkan akses konsumen terhadap produk-produk GWM.

“Target kita sampai dengan akhir tahun ini kira-kira 25 outlet,” ujar Bagus.

Ekspansi jaringan ini juga sejalan dengan diversifikasi pilihan produk yang ditawarkan GWM. Konsumen kini dapat memilih berbagai teknologi powertrain, mulai dari mesin bensin konvensional, hybrid, diesel, hingga kendaraan listrik murni (BEV) dan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV).

Salah satu produk terbaru yang diperkenalkan adalah GWM Wey PHEV, sebuah MPV premium yang dibanderol seharga Rp1,368 miliar. Bagi konsumen yang mencari opsi lebih terjangkau, tersedia varian hybrid yang ditawarkan dengan harga Rp1,158 miliar, memberikan fleksibilitas pilihan sesuai kebutuhan dan anggaran.

Dari sisi performa penjualan, GWM melaporkan adanya tren positif. Setelah sempat mengalami tekanan, penjualan GWM pada Agustus 2026 tercatat sekitar 185 unit, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 125 unit.

“Betul. Ada peningkatan ya penjualannya,” kata Bagus mengonfirmasi.