TOPIK.ID — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri perdagangan Selasa, 8 September 2026, dengan catatan positif. Indeks tercatat menguat 1,01%, setara dengan 66,769 poin, sehingga parkir di level 6.686.
Sepanjang sesi perdagangan, pergerakan IHSG berada dalam rentang 6.636 hingga mencapai level tertingginya di 6.696. Indeks sendiri dibuka pada level 6.639 pada awal perdagangan.
Aktivitas pasar hari ini ditandai dengan volume perdagangan mencapai 36,460 miliar saham, dengan total nilai transaksi menyentuh Rp15,573 triliun. Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 2.296.975 kali, sementara kapitalisasi pasar bursa mencapai Rp11.697 triliun.
Secara sektoral, mayoritas saham ditutup menguat. Tercatat ada 363 saham yang menguat, berbanding dengan 244 saham yang melemah, dan 185 saham lainnya stagnan.
Proyeksi Pasar Berubah Arah
Sebelumnya, Phintraco Sekuritas dalam riset hariannya memproyeksikan IHSG akan bergerak sideways dengan kecenderungan melemah pada perdagangan Selasa. Perusahaan sekuritas itu memprediksi IHSG akan menguji area support di kisaran 6.550 hingga 6.600.
Pergerakan pasar saham domestik pada hari ini dipengaruhi oleh berbagai sentimen global dan regional. Salah satunya adalah bursa Eropa yang ditutup bervariasi di tengah meningkatnya kembali ketegangan di Timur Tengah. Bursa saham Amerika Serikat (AS) sendiri tidak beroperasi pada Senin, 7 September 2026, karena libur Hari Buruh (Labor Day).
Dari Eropa, pelaku pasar juga tengah menanti keputusan suku bunga acuan Bank Sentral Eropa (ECB) yang dijadwalkan pada Kamis, 10 September 2026. Konsensus pasar berekspektasi ECB akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin.
Sentimen dari Asia turut menjadi perhatian. Investor akan mencermati data perdagangan China yang dirilis pada Selasa. Ekspor China pada Agustus 2026 diproyeksikan tumbuh 25% secara tahunan (year on year/yoy). Selain itu, pasar juga menantikan rilis data inflasi China pada Rabu, 9 September 2026, yang diperkirakan meningkat menjadi 0,3% secara bulanan (month on month/mom).
Sementara itu, dari dalam negeri, sentimen positif datang dari posisi cadangan devisa Indonesia yang tercatat meningkat menjadi US$146,5 miliar pada Agustus 2026.
Pergerakan Komoditas
Di pasar komoditas, harga minyak mentah ditutup menguat lebih dari 1% pada perdagangan Senin. Sebaliknya, harga emas spot mengalami pelemahan 0,5% dan ditutup pada level US$4.405 per troy ounce.
Meskipun Phintraco Sekuritas sebelumnya memproyeksikan IHSG akan bergerak sideways cenderung melemah dan berpotensi menguji level 6.550-6.600, realisasi pasar hari ini menunjukkan penguatan.
Ikuti TOPIK.ID
