— Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memperlihatkan tren penguatan pada penutupan perdagangan sesi pertama hari ini, Selasa (8/9/2026). Indeks saham utama Indonesia ini telah bergerak di kisaran 6.600-an sejak awal perdagangan pagi.

Berdasarkan data yang dihimpun dari RTI Business, IHSG tercatat menguat sebesar 0,84% dan berada di level 6.674,95 hingga berakhirnya sesi I siang ini. Puncak tertinggi IHSG sebelum penutupan sesi pertama ini sempat mencapai angka 6.679,12.

Selama paruh pertama perdagangan hari ini, total volume transaksi mencapai 22,64 miliar lembar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 8,16 triliun. Frekuensi saham yang diperdagangkan tercatat sebanyak 1.345.295 kali.

Sejalan dengan pergerakan IHSG, indeks LQ45 juga menunjukkan kenaikan sebesar 0,91% ke level 662.367 pada penutupan sesi I. Secara keseluruhan, tercatat 386 saham menguat, 213 saham mengalami pelemahan, dan 191 saham lainnya bergerak stagnan.

Data perdagangan dari Stockbit menunjukkan bahwa pasar modal mencatat foreign buy sebesar Rp 2,14 triliun dengan foreign sell Rp 2,06 triliun. Hal ini menghasilkan net foreign buy sebesar Rp 83,37 miliar sepanjang sesi I perdagangan hari ini.

Dalam aktivitas perdagangan sesi I, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) menjadi saham dengan foreign buy terbesar, mencapai Rp 112,57 miliar. Diikuti oleh PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dengan Rp 109,34 miliar, dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) yang mencatat foreign buy sebesar Rp 74,54 miliar.