— PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) dinilai memiliki sejumlah faktor yang dapat memperkuat kinerja keuangan dalam beberapa tahun mendatang. Di tengah ketatnya persaingan industri pulp dan kertas, ekspansi kapasitas serta insentif fiskal pemerintah menjadi modal penting bagi perusahaan yang berada di bawah kendali Grup Sinar Mas tersebut.

Mandiri Sekuritas melihat kontribusi bisnis kertas industri berpotensi menjadi pendorong baru bagi profitabilitas INKP. Pengoperasian pabrik keempat yang didukung integrasi vertikal dan pemanfaatan biomassa dinilai dapat membuat margin bisnis kertas industri semakin mendekati bisnis pulp, sekaligus mengurangi ketergantungan perusahaan terhadap pergerakan harga pulp global.

Pabrik Baru Berpotensi Angkat Profitabilitas

Selama ini, INKP lebih banyak dikenal melalui bisnis pulp. Namun, struktur pendapatan perusahaan berpeluang mengalami perubahan seiring meningkatnya kontribusi segmen kertas industri.

Mandiri Sekuritas menilai integrasi vertikal yang diterapkan pada fasilitas produksi baru dapat memberikan keuntungan dari sisi efisiensi. Penggunaan biomassa sebagai bagian dari operasional pabrik juga menjadi salah satu faktor yang berpotensi membantu menjaga struktur biaya.

Kondisi tersebut membuat bisnis kertas industri tidak hanya dipandang sebagai tambahan kapasitas produksi. Dalam jangka panjang, segmen ini berpotensi menjadi sumber pertumbuhan laba sekaligus memberikan keseimbangan terhadap bisnis pulp.

Semakin besar kontribusi kertas industri terhadap pendapatan dan laba bersih, semakin rendah pula eksposur INKP terhadap perubahan harga komoditas pulp.

Harga Pulp Masih Jadi Faktor Penting

Pergerakan harga pulp tetap menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan investor. Saat ini, kondisi pasar pulp dinilai masih mendukung karena adanya gangguan pasokan yang diperkirakan berlangsung sepanjang 2026 hingga 2027.

Situasi tersebut dapat memberikan keuntungan bagi produsen pulp seperti INKP. Namun, prospek tersebut tidak sepenuhnya berlaku dalam jangka panjang.

Mandiri Sekuritas memperkirakan harga pulp berpotensi menghadapi tekanan pada 2028. Tambahan kapasitas produksi dari Indonesia dan Brasil dapat meningkatkan pasokan global sehingga mengubah keseimbangan pasar.

Risiko tersebut menjadi alasan mengapa diversifikasi melalui kertas industri dianggap penting. Ketika harga pulp mulai melemah, kontribusi segmen lain dapat membantu menjaga pertumbuhan kinerja perusahaan.

Pertumbuhan Laba Diproyeksikan Tetap Kuat

Mandiri Sekuritas memperkirakan pendapatan INKP dapat tumbuh dengan compound annual growth rate atau CAGR sekitar 12% dalam tiga tahun ke depan. Sementara itu, laba bersih diproyeksikan tumbuh lebih cepat dengan CAGR mencapai 17%.

Pertumbuhan tersebut terutama diharapkan berasal dari peningkatan kontribusi bisnis kertas industri. Kinerja yang semakin baik juga diperkirakan mendorong return on equity atau ROE perusahaan hingga sekitar 9% pada 2028.

Dengan prospek tersebut, Mandiri Sekuritas memberikan rekomendasi buy untuk saham INKP. Target harga yang dipatok mencapai Rp12.600 per saham, atau mencerminkan potensi kenaikan sekitar 33% dibandingkan harga terakhir yang menjadi acuan analisis.

Valuasi INKP Dinilai Masih Menarik

Selain prospek pertumbuhan laba, valuasi menjadi alasan lain yang membuat saham INKP dinilai menarik. Target harga dari Mandiri Sekuritas tersebut setara dengan price to earnings ratio atau PER sekitar 6,2 kali.

Angka itu dinilai relatif rendah jika dibandingkan dengan sejumlah perusahaan sejenis di tingkat global. Bahkan, berdasarkan proyeksi 2027, saham INKP disebut diperdagangkan pada PER sekitar 4 kali.

Kombinasi valuasi rendah dan potensi pertumbuhan laba menjadi katalis yang dapat mendukung pergerakan saham ke depan. Investor juga memiliki peluang mendapatkan manfaat dari peningkatan efisiensi pabrik baru serta insentif tax holiday selama 20 tahun.

Namun, prospek tersebut tetap dibayangi risiko siklus industri pulp dan kertas, khususnya apabila tambahan kapasitas global mulai menekan harga pulp. Kemampuan INKP meningkatkan kontribusi kertas industri menjadi faktor penting untuk menentukan seberapa kuat perusahaan menghadapi perubahan siklus tersebut.