— Indonesia mengalami lonjakan posisi dalam klasemen medali Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah akhirnya meraih medali emas pertama. Tambahan emas tersebut datang dari tim bulu tangkis beregu putra yang mengalahkan China dengan skor 3-2 pada pertandingan final, Kamis (24/9/2026).

Hasil tersebut membuat posisi Indonesia berubah signifikan. Jika pada pagi hari kontingen Merah Putih masih berada di peringkat ke-23 tanpa medali emas, Indonesia kemudian naik tujuh posisi menjadi peringkat ke-16. Hingga pembaruan tersebut, Indonesia tercatat mengoleksi 20 medali yang terdiri dari satu emas, empat perak, dan 15 perunggu.

Emas Bulu Tangkis Angkat Posisi Indonesia

Medali emas dari tim beregu putra bulu tangkis menjadi tambahan paling penting bagi Indonesia pada hari keenam Asian Games 2026. Kemenangan 3-2 atas China di partai final memastikan Merah Putih untuk pertama kalinya menempati posisi teratas dalam perebutan medali pada edisi kali ini.

Sebelum kemenangan tersebut, Indonesia belum memiliki emas dan masih mengandalkan medali perak serta perunggu. Tambahan emas membuat posisi Indonesia langsung terdongkrak dalam klasemen karena peringkat medali menggunakan jumlah emas sebagai salah satu penentu utama.

Dengan satu emas, empat perak, dan 15 perunggu, Indonesia kini berada di posisi ke-16. Perubahan tersebut menunjukkan besarnya pengaruh satu medali emas terhadap posisi kontingen dalam klasemen.

Kamis Jadi Hari Produktif bagi Kontingen Merah Putih

Selain emas dari bulu tangkis, Indonesia juga mendapatkan tambahan medali dari sejumlah cabang olahraga pada Kamis. Tiga medali perak dan tiga perunggu menambah koleksi Merah Putih dalam satu hari.

Medali perak salah satunya berasal dari nomor 10 meter air pistol beregu putra. Trio Muhammad Iqbal Raia Prabowo, Sulthanul Aulia Maruf, dan Wira Sukmana menjadi bagian dari tim yang membawa pulang medali tersebut.

Cabang dayung juga memberikan tambahan perak melalui pasangan Ali Mardiansyah dan Rafiq Widjan Yasir. Sementara itu, medali perunggu datang dari cabang sepak takraw dan kano.

Sebelum tambahan medali pada Kamis, satu-satunya perak Indonesia disumbangkan Sumaya melalui nomor tunggal putri teqball.

Indonesia Jadi Negara ASEAN Ketiga

Perubahan posisi dalam klasemen juga membuat Indonesia berada di antara negara-negara ASEAN dengan perolehan medali tinggi. Merah Putih menempati posisi ketiga di kawasan Asia Tenggara berdasarkan data tersebut.

Thailand menjadi negara ASEAN dengan posisi tertinggi. Thailand berada di peringkat ketujuh dengan koleksi lima emas, empat perak, dan tujuh perunggu.

Malaysia menyusul di peringkat ke-10 dengan tiga emas, satu perak, dan lima perunggu. Sementara Indonesia berada di posisi ke-16.

Indonesia juga berhasil melewati Singapura dan Vietnam yang sebelumnya berada di atas Merah Putih dalam klasemen. Di posisi ke-15 terdapat India dengan satu emas, enam perak, dan sembilan perunggu.

China Masih Memimpin Klasemen

China masih menempati posisi teratas klasemen medali Asian Games 2026. Negeri Tirai Bambu telah mengumpulkan 78 emas, 29 perak, dan 20 perunggu atau total 127 medali.

Jepang berada di posisi kedua dengan 20 emas, 33 perak, dan 37 perunggu. Korea Selatan menempati peringkat ketiga dengan 10 emas, 12 perak, dan 28 perunggu.

Kazakhstan berada di posisi keempat dengan delapan emas, delapan perak, dan sembilan perunggu. Uzbekistan menempati posisi kelima dengan enam emas, 12 perak, dan delapan perunggu.

Iran berada di peringkat keenam dengan enam emas, 10 perak, dan tiga perunggu. Thailand melengkapi tujuh besar dengan lima emas, empat perak, dan tujuh perunggu.

Daftar Klasemen Medali Asian Games 2026

Berikut klasemen medali berdasarkan data yang diberikan:

  1. China: 78 emas, 29 perak, 20 perunggu — 127 medali
  2. Jepang: 20 emas, 33 perak, 37 perunggu — 90 medali
  3. Korea Selatan: 10 emas, 12 perak, 28 perunggu — 50 medali
  4. Kazakhstan: 8 emas, 8 perak, 9 perunggu — 25 medali
  5. Uzbekistan: 6 emas, 12 perak, 8 perunggu — 26 medali
  6. Iran: 6 emas, 10 perak, 3 perunggu — 19 medali
  7. Thailand: 5 emas, 4 perak, 7 perunggu — 16 medali
  8. Hong Kong: 4 emas, 10 perak, 9 perunggu — 23 medali
  9. Korea Utara: 3 emas, 3 perak, 3 perunggu — 9 medali
  10. Malaysia: 3 emas, 1 perak, 5 perunggu — 9 medali
  11. Bahrain: 2 emas, 2 perak, 0 perunggu — 4 medali
  12. Kuwait: 2 emas, 1 perak, 2 perunggu — 5 medali
  13. Qatar: 2 emas, 1 perak, 1 perunggu — 4 medali
  14. Tajikistan: 2 emas, 1 perak, 1 perunggu — 4 medali
  15. India: 1 emas, 6 perak, 9 perunggu — 16 medali
  16. Indonesia: 1 emas, 4 perak, 15 perunggu — 20 medali

Dengan Asian Games 2026 yang masih berlangsung, posisi Indonesia masih berpeluang berubah seiring bertambahnya medali dari berbagai cabang olahraga. Emas bulu tangkis menjadi modal penting bagi kontingen Merah Putih untuk melanjutkan persaingan hingga akhir kompetisi.