— Nilai tukar rupiah mengawali perdagangan Kamis (10/9/2026) dengan pelemahan tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pergerakan mata uang Garuda berlangsung terbatas meski pasar valuta asing masih mencermati arah pergerakan dolar AS.

Mengacu pada data Bloomberg pukul 09.05 WIB di pasar spot exchange, rupiah turun 1 poin atau 0,01% ke posisi Rp17.512 per dolar AS. Pada saat bersamaan, indeks dolar AS melemah 0,05% ke level 99.771. Pergerakan rupiah tersebut menjadi salah satu perhatian pelaku pasar pada awal sesi perdagangan.

Rupiah Melemah Tipis, Kurs Bank Mulai Bergerak

Pelemahan rupiah di pasar spot turut menjadi acuan dalam melihat harga dolar AS di perbankan. Namun, kurs yang ditawarkan setiap bank dapat berbeda karena dipengaruhi jenis transaksi, waktu pembaruan, serta kebijakan masing-masing bank.

Pada perdagangan pagi ini, BCA, Bank Mandiri, BRI, dan BNI telah menetapkan kurs beli serta jual dolar AS untuk sejumlah kebutuhan transaksi nasabah.

Kurs Dolar AS di BCA

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) pada pukul 09.18 WIB menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp17.515 dan harga jual Rp17.535 melalui e-rate.

Untuk transaksi TT counter, BCA menetapkan kurs beli USD Rp17.360 dan kurs jual Rp17.640. Sementara pada transaksi bank notes, harga beli dan jual juga masing-masing berada di Rp17.360 dan Rp17.640.

Perbedaan tersebut menunjukkan adanya selisih kurs berdasarkan kanal transaksi yang digunakan nasabah.

Harga Dolar AS di Bank Mandiri

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menetapkan special rate dolar AS dengan harga beli Rp17.490 dan harga jual Rp17.520.

Sementara itu, kurs untuk TT counter berada pada level Rp17.300 untuk harga beli dan Rp17.600 untuk harga jual. Bank Mandiri juga menetapkan angka yang sama pada kategori bank notes, yakni Rp17.300 untuk pembelian dan Rp17.600 untuk penjualan dolar AS.

Kurs USD di BRI dan BNI

PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) mematok harga beli dolar AS sebesar Rp17.543 per USD. Adapun harga jual berada di level Rp17.569.

Sementara PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) pada pukul 09.05 WIB menetapkan special rates dengan kurs beli Rp17.507 dan kurs jual Rp17.537.

Untuk transaksi TT counter, BNI menetapkan harga beli dolar AS Rp17.360 dan harga jual Rp17.660. Sedangkan pada kategori bank notes, kurs beli berada di Rp17.395 dan kurs jual Rp17.695.

Perbedaan kurs antarbank menjadi hal yang perlu diperhatikan masyarakat yang memiliki kebutuhan transaksi dalam dolar AS. Selain berbeda berdasarkan jenis layanan, harga valuta asing juga dapat berubah mengikuti dinamika pasar sepanjang perdagangan berlangsung.