TOPIK.ID — Pasar keuangan pada Kamis (10/9/2026) menyaksikan pelemahan nilai tukar rupiah di pasar spot. Hingga akhir perdagangan, rupiah tercatat berada di level Rp 17.547 per dolar Amerika Serikat (AS).
Pelemahan ini mencapai 0,2% dibandingkan dengan posisi penutupan pada hari sebelumnya yang berada di angka Rp 17.511 per dolar AS.
Pergerakan Mata Uang Asia
Menjelang sore hari, pergerakan mata uang di kawasan Asia menunjukkan tren yang bervariasi.
Dolar Taiwan memimpin daftar mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia, ditutup anjlok 0,27%. Posisi selanjutnya ditempati oleh rupee India yang tertekan 0,27% dan won Korea Selatan yang melemah 0,07%.
Peso Filipina juga turut mengalami pelemahan tipis sebesar 0,05% terhadap dolar AS.
Di sisi lain, ringgit Malaysia tampil sebagai mata uang dengan penguatan paling signifikan di Asia, melesat 0,17%. Baht Thailand menyusul dengan penguatan 0,11%, sementara yen Jepang tercatat menanjak 0,07%.
Dolar Hong Kong juga mengalami apresiasi tipis 0,01%, diikuti oleh yuan China yang naik 0,006%. Dolar Singapura terlihat bergerak tipis dengan kecenderungan menguat pada sore hari.
Ikuti TOPIK.ID
