Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan tipis pada penutupan perdagangan Rabu (9/9/2026). Pelemahan ini terjadi sehari setelah indeks sempat menguat signifikan.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang dilaporkan melalui RTI, IHSG terkoreksi 0,12% atau setara dengan 8,12 poin, hingga berakhir di level 6.678,20.

Sepanjang sesi perdagangan, mayoritas pergerakan IHSG berada di zona negatif. Indeks sempat menyentuh titik terendah di angka 6.642 dan level tertingginya mencapai 6.707.

Volume perdagangan saham di BEI tercatat sebanyak 34,50 miliar lembar dengan total nilai transaksi mencapai Rp 16,16 triliun. Dari seluruh saham yang diperdagangkan, 317 saham mengalami pelemahan, 308 saham menguat, dan 169 saham lainnya stagnan.

Tekanan pada IHSG juga datang dari aktivitas investor asing yang mencatatkan penjualan bersih (net sell) sebesar Rp 438,87 miliar di seluruh pasar pada perdagangan hari ini. Meskipun demikian, di tengah koreksi yang terjadi, investor asing justru tercatat aktif mengoleksi sejumlah saham.

10 Saham Paling Banyak Diburu Asing Saat IHSG Terkoreksi

Berikut adalah daftar 10 saham dengan nilai pembelian bersih (net buy) terbesar oleh investor asing pada Rabu:

  • PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) senilai Rp 373,93 miliar
  • PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) senilai Rp 164,52 miliar
  • PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) senilai Rp 149,4 miliar
  • PT Bukit Asam Tbk (PTBA) senilai Rp 85,16 miliar
  • PT Indika Energy Tbk (INDY) senilai Rp 80,25 miliar
  • PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) senilai Rp 60,45 miliar
  • PT Timah Tbk (TINS) senilai Rp 59,88 miliar
  • PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) senilai Rp 35,63 miliar
  • PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) senilai Rp 34,94 miliar
  • PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) senilai Rp 34,41 miliar