— Produsen mobil listrik asal China, Li Auto, bersiap memasuki pasar Eropa dengan meluncurkan model pertamanya di Paris Motor Show pada Oktober 2026. Model SUV listrik bernama i6 ini akan dijual di Eropa dengan nama Li 6, dan penjualannya ditargetkan dimulai pada kuartal keempat tahun 2026.

Dalam gelaran tersebut, Li Auto akan memaparkan lini produk global serta rencana bisnis mereka di benua biru. Hingga kini, perusahaan belum merinci pasar Eropa pertama yang akan dituju, skema harga lokal, maupun pengaturan saluran penjualannya. Namun, Li Auto sedang aktif menjajaki kerja sama dengan para dealer di Jerman, Belanda, dan negara-negara Uni Eropa lainnya.

Langkah ekspansi ini sejalan dengan kemitraan Li Auto dengan 2026 Solheim Cup di Belanda. Perusahaan menyediakan 20 unit SUV i6 untuk transportasi pemain dan tamu VIP, serta memamerkan MPV listrik Mega di ajang tersebut. Kemitraan ini digambarkan sebagai awal resmi dari ekspansi Li Auto di Eropa.

Strategi Li Auto di Eropa adalah menjual mobil listrik murni (BEV), sementara SUV extended-range (EREV) seri L akan menyasar pasar Timur Tengah dan Asia Tengah. Lini EREV Li Auto mencakup SUV L6, L7, L8, dan L9, sedangkan model BEV meliputi SUV i6, i8, dan MPV Li Mega.

Di luar Eropa, Li Auto telah meluncurkan L9 terbarunya di Dubai pada 3 September 2026, menyusul peluncuran di Kazakhstan dan Uzbekistan.

Spesifikasi Li Auto i6

Li Auto i6 sendiri telah diluncurkan di China pada September 2025. SUV ini memiliki panjang 4.950 mm dan tersedia dalam konfigurasi penggerak roda belakang (RWD) serta semua roda (AWD). Versi RWD di China dibekali baterai 87,3 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak 720 km berdasarkan siklus pengujian CLTC.

Performa Penjualan dan Latar Belakang Perusahaan

Ekspansi global ini dilakukan seiring kembalinya pertumbuhan penjualan Li Auto. Pada Agustus 2026, perusahaan berhasil mengirimkan 37.679 unit kendaraan, meningkat 32,1% secara year-on-year, mengakhiri tren penurunan tahunan selama tiga bulan berturut-turut. Total pengiriman pada delapan bulan pertama 2026 mencapai 261.619 unit, sedikit menurun 0,6%.

Li i6 menjadi mobil terlaris Li Auto di China, dengan 152.842 unit terjual pada Januari-Agustus 2026, menyumbang 59% dari total penjualan domestik. Li Auto sendiri merupakan startup EV asal China yang didirikan oleh Li Xiang pada tahun 2015, yang awalnya fokus pada SUV EREV sebelum menambah lini produk BEV.

Perusahaan ini terdaftar di bursa saham AS, Nasdaq, sejak 2020. Xiaomi juga dikabarkan berencana menjual mobilnya di Jerman dan pasar Eropa lainnya pada 2027, dengan menandatangani nota kesepahaman dengan delapan grup dealer Jerman untuk mempersiapkan jaringan penjualan dan purna jual.