Topik.ID — Xpeng (NYSE: XPEV) telah memproduksi batch perdana SUV G9L (sport utility vehicle) setir kanan di pabriknya di Guangzhou. Pengiriman perdana model flagship ini dijadwalkan segera menyusul debut pengiriman luar negerinya, dengan Australia sebagai salah satu tujuan utama.
Tonggak sejarah ini diumumkan Xpeng melalui Weibo pada Jumat (11/9/2026). Perusahaan menyatakan bahwa G9L akan memasuki pasar di 64 negara dan wilayah di seluruh dunia.
Dimulainya produksi G9L setir kanan menandakan bahwa pasar seperti Australia, Inggris, dan beberapa negara di Asia Tenggara termasuk dalam cakupan peluncuran ekspor awal model ini.
G9L merupakan SUV flagship berkapasitas 5 penumpang dari Xpeng. Model ini pertama kali diperkenalkan secara global di China pada 11 Agustus, dengan periode pra-penjualan dimulai dari harga 259.800 yuan (sekitar Rp8,9 juta). Xpeng berencana meluncurkan G9L secara resmi dan memulai pengiriman di China pada September 2026, meskipun tanggal peluncuran pastinya belum diumumkan.
Model ini menawarkan dua pilihan versi: battery electric vehicle (BEV) dan extended-range electric vehicle (EREV). Keduanya dibangun di atas platform pengisian daya cepat 800 volt. Versi BEV diklaim mampu menempuh jarak hingga 755 kilometer, sementara versi EREV memiliki jangkauan gabungan CLTC mencapai 1.602 kilometer.
G9L menjadi model flagship kedua Xpeng, bergabung dengan SUV GX berkapasitas 6 penumpang yang diluncurkan Mei lalu. Kedua kendaraan ini berbagi teknologi platform inti yang sama.
Di pasar China, G9L akan bersaing langsung dengan model-model seperti Li L7 dari Li Auto dan Aito M7 yang didukung oleh Huawei. Pengembangan G9L dimulai tiga tahun lalu, dengan pengujian jalan raya mencakup 26 negara dan wilayah serta menempuh jarak lebih dari 6,74 juta kilometer.
Ekspor Xpeng Terus Meningkat
Pasar luar negeri menjadi sumber pertumbuhan penting bagi Xpeng. Perusahaan mencatat ekspor sebanyak 8.125 kendaraan pada Agustus 2026. Angka ini meningkat 169,22% dibandingkan tahun sebelumnya, meskipun turun 16,24% dari 9.700 unit pada Juli 2026.
Secara total, ekspor dalam delapan bulan pertama tahun 2026 mencapai 49.424 unit. Angka ini naik 99,94% dari tahun ke tahun dan telah melampaui total 45.014 unit yang diekspor sepanjang tahun 2025. Porsi ekspor ini mencapai 20,33% dari total pengiriman selama periode tersebut.
Ketua dan CEO Xpeng, He Xiaopeng, mengungkapkan dalam panggilan pendapatan Agustus 2026 bahwa harga jual rata-rata model luar negeri Xpeng melebihi 40.000 euro. Ia memperkirakan pengiriman internasional SUV Mona L03 akan dimulai pada kuartal keempat 2026, berkontribusi pada peningkatan penjualan luar negeri perusahaan menjadi di atas 40.000 unit per kuartal.
Dengan peluncuran model-model baru seperti G9L dan Mona L05, Xpeng menargetkan penjualan bulanan melebihi 60.000 unit pada kuartal keempat 2026. Angka ini sekitar 53% lebih tinggi dari pengiriman Agustus 2026.Rincian Ekspor Bulanan Xpeng (2024-2026)
| Bulan | 2024 | 2025 | 2026 |
|---|---|---|---|
| Januari | 398 | 2.010 | 3.204 |
| Februari | 708 | 2.502 | 3.648 |
| Maret | 911 | 3.103 | 4.705 |
| April | 1.012 | 3.702 | 6.006 |
| Mei | 1.578 | 3.605 | 6.503 |
| Juni | 1.840 | 3.779 | 7.533 |
| Juli | 1.858 | 3.000 | 9.700 |
| Agustus | 2.500 | 3.018 | 8.125 |
| September | 2.790 | 5.004 | |
| Oktober | 3.600 | 4.999 | |
| November | 3.602 | 5.057 | |
| Desember | 2.610 | 5.235 |

Ikuti Topik.ID
