TOPIK.ID — Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) Kemendikdasmen menyediakan tautan resmi contoh soal TKA Matematika SMA/SMK bagi peserta yang ingin mengenali karakteristik asesmen tersebut. Tes ini tidak sekadar menguji kemampuan menghitung, melainkan menuntut pemahaman konsep, penerapan prosedur, serta penalaran dalam menyelesaikan masalah.
Melalui laman resmi yang disediakan, peserta dapat mengakses langsung materi latihan guna memahami pola persoalan sekaligus mengukur tingkat kesiapan mereka. Tautan resmi untuk mengakses contoh soal tersebut dapat dikunjungi melalui Contoh Soal TKA Matematika SMA 2026.
Definisi dan Cakupan Muatan TKA Matematika
TKA Matematika dirancang untuk mengukur kemampuan peserta dalam memahami fakta, prinsip, konsep, serta prosedur matematis. Selain itu, asesmen ini juga menilai bagaimana pengetahuan tersebut diaplikasikan untuk memecahkan berbagai persoalan.
Oleh karena itu, penguasaan rumus saja belum mencukupi. Peserta juga perlu mencermati informasi yang disajikan, merumuskan strategi penyelesaian, serta menerapkan konsep yang relevan dengan permasalahan yang dihadapi.
Adapun muatan materi TKA Matematika mengacu pada elemen kurikulum Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 2013, yang terbagi ke dalam lima kelompok utama:
- Bilangan;
- Aljabar;
- Geometri dan Pengukuran;
- Trigonometri; serta
- Data dan Peluang.
Logika matematika turut diintegrasikan ke dalam seluruh elemen tersebut, dengan cakupan persoalan yang dapat bersumber dari situasi sehari-hari baik di lingkungan personal, keluarga, maupun masyarakat luas.
Tiga Level Kompetensi dalam TKA Matematika
Proses berpikir yang diukur dalam asesmen ini terbagi menjadi tiga tingkatan kompetensi dengan karakteristik yang berbeda-beda.
Level 1: Pengetahuan dan Pemahaman
Tingkatan awal ini menguji kapasitas peserta dalam mengenali serta memahami berbagai konsep matematika beserta informasi terkait suatu persoalan. Proses berpikir yang dicakup meliputi:
- Menghitung prosedur operasi aritmatika, aljabar, maupun operasi matematika lainnya.
- Memahami informasi dari diagram, grafik fungsi, tabel, infografis, atau bentuk visual lain.
- Mengelompokkan objek berdasarkan prinsip, konsep, dan fakta matematika.
- Mengidentifikasi objek melalui penerapan konsep, fakta, dan prinsip yang sesuai.
Level 2: Aplikasi
Pada level ini, peserta dituntut untuk mengaplikasikan pengetahuan matematika yang dimiliki guna merampungkan persoalan rutin. Proses berpikir yang terlibat mencakup:
- Memodelkan situasi kontekstual ke dalam bentuk pernyataan matematika.
- Menerapkan strategi serta operasi matematis pada persoalan yang bersifat familier.
- Menginterpretasikan makna dari berbagai kejadian, pernyataan, situasi, atau representasi masalah.
Level 3: Penalaran
Level penalaran menguji kemampuan peserta ketika berhadapan dengan situasi baru atau masalah yang tidak rutin, di mana berbagai representasi dan konsep matematika perlu digunakan secara bersamaan. Proses berpikirnya meliputi:
- Menganalisis hubungan antarprosedur, konsep, fakta, atau prinsip matematika.
- Memecahkan masalah dengan mengaitkan berbagai konsep dalam situasi baru.
- Mengevaluasi alternatif strategi serta solusi penyelesaian masalah.
- Menyimpulkan data atau informasi secara valid menggunakan prinsip matematika.
- Melakukan generalisasi untuk menyusun pernyataan matematis yang bersifat lebih umum.
- Menjustifikasi argumen atau langkah penyelesaian secara logis.
Matriks Asesmen TKA Matematika
Rincian cakupan materi, sub-elemen, hingga kompetensi yang diujikan dalam asesmen ini telah dijabarkan ke dalam matriks resmi:
| Elemen/Materi | Sub-elemen/Submateri | Kompetensi dan cakupan |
|---|---|---|
| Bilangan | Bilangan Real | Memahami, mengaplikasikan, dan bernalar untuk menyelesaikan persoalan terkait jenis dan sifat bilangan serta operasi bilangan, termasuk penjumlahan, pengurangan, perkalian, pembagian, dan gabungannya beserta sifat komutatif, asosiatif, dan distributif. |
| Aljabar | Persamaan dan Pertidaksamaan Linear | Memahami, mengaplikasikan, dan bernalar untuk menyelesaikan sistem persamaan linear multivariabel, sistem pertidaksamaan linear multivariabel, dan program linear. Maksimum banyaknya variabel yang digunakan adalah tiga. |
| Aljabar | Fungsi | Mencakup domain, kodomain, daerah hasil (range), serta representasi fungsi linear, kuadrat, dan rasional dalam berbagai bentuk; invers fungsi dan representasinya; serta fungsi komposisi dan representasinya. Identifikasi fungsi dapat dilakukan secara analitis dan grafis. |
| Aljabar | Barisan dan Deret | Mencakup barisan dan deret aritmetika serta barisan dan deret geometri. Penerapannya termasuk masalah pertumbuhan, peluruhan, bunga tunggal, dan bunga majemuk. |
| Geometri dan Pengukuran | Objek Geometri | Mencakup hubungan dua sudut, dua garis, dan dua bidang; hubungan objek geometri pada bangun datar dan bangun ruang; kesebangunan atau kekongruenan bangun datar; serta Teorema Pythagoras. |
| Geometri dan Pengukuran | Transformasi Geometri | Mencakup transformasi geometri berupa translasi, refleksi, rotasi, dan dilatasi serta komposisinya pada titik. |
| Geometri dan Pengukuran | Pengukuran | Mencakup keliling dan luas bangun datar, volume dan luas permukaan bangun ruang, serta jarak dua objek geometri. |
| Trigonometri | Perbandingan Trigonometri | Mencakup perbandingan trigonometri, yaitu sinus, kosinus, tangen, kotangen, sekan, dan kosekan. |
| Data dan Peluang | Data | Mencakup penyajian data dalam bentuk diagram batang, diagram garis, diagram lingkaran, grafik, tabel, dan bentuk visual lainnya, serta ukuran pemusatan dan penyebaran data tunggal maupun data kelompok. |
Link resmi contoh soal TKA Matematika SMA 2026
Contoh soal TKA Matematika jenjang SMA tersedia melalui laman resmi Pusmendik. Peserta dapat mengaksesnya langsung melalui tautan berikut: Contoh Soal TKA Matematika SMA 2026
Contoh soal tersebut dapat digunakan sebagai bahan latihan untuk memahami pola persoalan yang diberikan sekaligus mengukur kesiapan dalam menghadapi materi TKA Matematika.
