Paris Saint-Germain menunjukkan performa impresif pada awal kompetisi Liga Champions dengan menumbangkan Manchester City serta Barcelona. Kendati demikian, pelatih Luis Enrique mengingatkan skuad asuhannya agar tidak memandang remeh situasi.
PSG sukses mengamankan kemenangan krusial saat menjamu Barcelona di Parc des Princes pada Rabu dini hari WIB. Sang juara bertahan dua musim terakhir tersebut berhasil meredam perlawanan tim tamu yang sempat dua kali menyamakan kedudukan.
Hasil positif ini mempertahankan rekor sempurna PSG yang menyapu bersih tiga kemenangan dari tiga pertandingan awal. Skuad berjuluk Les Parisiens itu kini memimpin puncak klasemen sementara bersama Liverpool.
Sebelum menaklukkan Barcelona, PSG juga lebih dulu mengatasi perlawanan Manchester City. Catatan gemilang tersebut semakin memperkuat status mereka sebagai salah satu kandidat terkuat juara.
Akan tetapi, rentetan hasil apik tersebut dinilai berpotensi mendatangkan rasa cepat puas. Enrique mengingatkan bahwa timnya sempat berada di situasi serupa pada musim lalu setelah mengalahkan Atalanta, Barcelona, serta Bayer Leverkusen.
Performa PSG justru mengalami penurunan setelah itu dan hanya mampu memetik satu kemenangan dari lima laga berikutnya. Kondisi tersebut memaksa Ousmane Dembele dan rekan-rekan harus melalui babak play-off sebelum akhirnya keluar sebagai juara.
Pengalaman tersebut dijadikan pelajaran berharga bahwa situasi apa pun masih bisa terjadi dalam kompetisi Eropa.
“Kami sudah memainkan dua laga kontra tim-tim dari Pot A. Tapi saya harus mengingatkan bahwa kami punya poin yang sama di tahap ini pada musim lalu dan kami tak lolos sebagai delapan besar,” ujar Enrique di situs UEFA.
“Kami sudah harus langsung fokus ke pertandingan-pertandingan berikutnya,” tambahnya.









