Moh. Zaki Ubaidillah berhasil mencatatkan pencapaian penting dalam perjalanan kariernya setelah memastikan tempat di semifinal French Open 2026. Pebulu tangkis muda Indonesia yang akrab disapa Ubed itu mengaku bersyukur bisa menembus babak empat besar untuk pertama kalinya pada turnamen BWF World Tour Super 750.
Kepastian tersebut diperoleh setelah Ubed menaklukkan wakil Taiwan, Chi Yu Jen, dalam pertandingan perempat final di Arena Grand Paris, Jumat (23/10/2026). Pemain berusia 19 tahun itu menang dua gim langsung dengan skor 21-15 dan 21-13. Hasil ini menambah catatan positifnya sepanjang tahun sekaligus membuka peluang untuk melangkah lebih jauh di Prancis.
Ubed Akui Perempat Final Tidak Berjalan Mudah
Kemenangan atas Chi Yu Jen tidak diraih tanpa tantangan. Ubed sempat berada dalam posisi tertinggal 10-13 pada gim pertama sebelum menemukan kembali ritme permainan dan membalikkan keadaan. Ia akhirnya mengamankan gim pembuka dengan skor 21-15.
Setelah melewati interval, Ubed berusaha meningkatkan tempo sekaligus menjaga konsentrasi agar strategi yang disiapkan bisa diterapkan dengan baik. Upaya tersebut membantunya mengendalikan pertandingan hingga akhirnya menuntaskan gim kedua dengan skor 21-13.
Ubed juga sempat mengalami luka ringan pada pertengahan gim pertama. Setelah mendapatkan pertolongan, ia melihat adanya perubahan dalam permainan lawan yang membuatnya mampu meraih sejumlah poin.
“Setelah interval saya terus menaikkan tempo, pikirannya lebih dikuatkan lagi untuk bisa main sesuai rencana,” ujar Ubed dalam keterangan melalui federasi.
Ia menambahkan bahwa luka tersebut sempat mendapat penanganan di tengah pertandingan. Menurutnya, setelah kejadian itu konsentrasi Chi Yu Jen terlihat menurun sehingga ia bisa memanfaatkan kesempatan untuk menambah angka.
Semifinal Super 750 Jadi Pencapaian Baru
Keberhasilan mencapai semifinal French Open 2026 menjadi pengalaman pertama bagi Ubed di level Super 750. Ia menilai hasil tersebut sebagai bagian penting dari perkembangan kariernya sepanjang tahun ini.
Ubed mengaku tidak menyangka bisa sampai ke tahap tersebut. Meski demikian, ia berusaha menjadikan setiap pertandingan sebagai bahan pembelajaran, baik ketika meraih kemenangan maupun saat mengalami kekalahan.
“Semifinal pertama di level Super 750 menjadi bagian lain pencapaian saya tahun ini,” kata Ubed.
Ia juga menegaskan pentingnya melakukan evaluasi dan mengambil pelajaran dari setiap kesempatan yang didapat. Sikap tersebut menjadi bekal bagi Ubed untuk terus berkembang menghadapi persaingan di level internasional.
Alex Lanier Menanti Ubed di Empat Besar
Pada babak semifinal, Ubed dijadwalkan menghadapi wakil tuan rumah, Alex Lanier. Pemain unggulan ketujuh itu lolos setelah menyingkirkan Toma Junior Popov melalui pertandingan tiga gim dengan skor 16-21, 21-16, 21-16.
Ubed menyebut Taufik Hidayat, Lin Dan, dan Lee Chong Wei sebagai sosok yang menginspirasinya sejak kecil. Namun, ia juga mengamati perkembangan Lanier yang dinilainya memiliki perjalanan karier menjanjikan.
Menghadapi lawan asal Prancis tersebut, Ubed memilih tidak membebani diri dengan target hasil. Ia ingin tampil lepas dan memberikan kemampuan terbaik, meski harus berhadapan dengan pemain tuan rumah.
Menurut Ubed, pendekatan itu penting agar dirinya bisa menjaga fokus dan menikmati pertandingan. Ia bertekad memanfaatkan kesempatan semifinal ini untuk kembali menunjukkan performa terbaiknya di French Open 2026.









