Manchester United tengah menghadapi periode sulit setelah gagal meraih kemenangan dalam tujuh pertandingan terakhir. Rentetan hasil buruk tersebut memicu kritik dari berbagai pihak, termasuk mantan penyerang mereka, Wayne Rooney, yang menilai para pemain The Red Devils tidak menunjukkan tanggung jawab sebagai sebuah tim.
Situasi di internal klub juga semakin memanas setelah kekalahan telak 1-4 dari Como. Pertandingan di Stadio Giuseppe Sinigaglia itu diwarnai kritik Bruno Fernandes terhadap taktik Michael Carrick, yang kemudian membalas dengan menyoroti etos kerja para pemain. Rooney turut angkat bicara dan melontarkan kritik keras terhadap sikap skuad Manchester United.
Tujuh Laga Tanpa Kemenangan, MU Kian Tertekan
Manchester United belum mampu keluar dari tren negatif dalam tujuh pertandingan terakhir. Tim yang ditangani Michael Carrick itu mencatatkan tiga hasil imbang dan empat kekalahan, sebuah rangkaian hasil yang membuat tekanan terhadap klub semakin besar.
Kekalahan terbaru terjadi ketika MU menghadapi Como. Tim asal Manchester tersebut harus mengakui keunggulan lawan dengan skor 1-4. Nico Paz mencetak dua gol, sedangkan Anastasios Douvikas dan Jacobo Ramon masing-masing menyumbangkan satu gol untuk Como.
Manchester United hanya mampu membalas melalui gol Joshua Zirkzee. Hasil tersebut menambah persoalan bagi Carrick, terutama karena kekalahan itu kemudian diikuti perdebatan terbuka mengenai taktik dan sikap para pemain.
Sebelumnya, Bruno Fernandes menyampaikan kritik terhadap pendekatan permainan yang diterapkan Carrick. Pernyataan tersebut mendapat tanggapan dari sang manajer yang menilai para pemain perlu memperlihatkan etos kerja lebih baik.
Wayne Rooney Soroti Sikap Pemain Manchester United
Rooney menilai persoalan yang muncul di Manchester United tidak berhenti pada perbedaan pandangan antara kapten tim dan manajer. Menurut mantan pemain Setan Merah itu, kritik dari Bruno berpotensi menjadi awal munculnya pernyataan serupa dari pemain lain.
“Itu baru permulaannya. Kita sudah melihatnya sekarang pada Bruno dan Anda akan melihatnya pada lebih banyak pemain lagi karena mereka tidak mau mengambil tanggung jawab,” kata Rooney, dikutip dari Daily Mail.
Rooney menegaskan bahwa pemain berhak menyampaikan pendapat mengenai taktik atau keputusan manajer. Namun, ia menilai setiap pemain tetap harus bersedia mengevaluasi kontribusinya sendiri ketika tim mengalami kesulitan.
Baginya, tanggung jawab tidak hanya berada di pundak kapten atau pelatih. Seluruh anggota skuad perlu menghadapi situasi sulit secara bersama-sama dan tidak menjadikan pihak lain sebagai sasaran kesalahan.
Rooney Sebut Pemain Terlalu Mementingkan Diri Sendiri
Kritik Rooney semakin tajam ketika membahas hubungan antarpemain dan sikap mereka terhadap klub. Ia menilai sebagian pemain terlalu berfokus pada kepentingan pribadi dibandingkan kebutuhan tim.
“Anda bisa saja menilai apakah ucapan Bruno itu benar atau salah, tetapi Anda harus mengambil tanggung jawab di dalam lapangan. Anda harus mengambil tanggung jawab sebagai satu kelompok pemain,” ujar Rooney.
Ia kemudian menuding para pemain bersikap egois dan kurang memperhatikan rekan setim, manajer, staf, maupun pendukung klub. Rooney juga mengkritik kecenderungan pemain yang dinilainya mudah menunjukkan kekecewaan ketika keinginan mereka tidak terpenuhi, lalu mengalihkan kesalahan kepada orang lain.
Pernyataan Rooney menambah panjang daftar kritik terhadap Manchester United di tengah periode sulit mereka. Kini, perhatian tertuju pada respons Carrick dan para pemain untuk memperbaiki performa sekaligus meredakan ketegangan yang berkembang di internal tim.









