Keputusan Jorge Martin meninggalkan Aprilia dan bergabung dengan Yamaha mulai MotoGP 2027 memunculkan beragam pertanyaan. Marc Marquez menilai, kemampuan Martin untuk kembali bersaing di papan atas tidak hanya ditentukan oleh bakatnya sebagai pebalap, tetapi juga kualitas motor yang akan digunakannya.
Martin merupakan salah satu pesaing utama dalam perebutan gelar juara dunia dalam beberapa musim terakhir. Pebalap asal Spanyol itu pernah finis di posisi dua besar bersama Pramac dalam tiga dari empat musim terakhir, termasuk ketika merebut gelar juara dunia MotoGP 2024. Kini, ia kembali bersaing ketat pada musim 2026 dengan keunggulan dua poin atas Marquez di klasemen.
Marc Marquez Nilai Motor Yamaha Jadi Faktor Penting
Perjalanan Martin bersama Aprilia tidak selalu berjalan mulus. Cedera yang dialaminya pada musim lalu sempat menghambat performanya. Namun, ia berhasil bangkit dan kembali menunjukkan daya saing pada musim keduanya bersama pabrikan Italia tersebut.
Martin dipastikan akan meninggalkan Aprilia setelah musim 2026 berakhir untuk bergabung dengan Yamaha. Pilihan itu menjadi bahan perbincangan karena Yamaha masih berusaha memperbaiki performa setelah kesulitan bersaing dalam beberapa tahun terakhir. Fabio Quartararo pun memutuskan mengakhiri kebersamaannya dengan tim tersebut setelah enam musim.
Meski demikian, Marquez tidak meragukan kemampuan Martin. Menurut pebalap Ducati itu, Martin merupakan salah satu pembalap yang paling menarik perhatiannya ketika ia mempelajari data para pebalap Ducati setelah bergabung dengan Gresini pada 2024.
Marquez menilai Martin memiliki kemampuan mengendalikan motor dan potensi kompetitif yang sangat tinggi. Namun, kemampuan tersebut tetap harus didukung paket motor yang memadai.
Regulasi Baru Bisa Mengubah Persaingan MotoGP
MotoGP 2027 akan menghadirkan perubahan besar, termasuk penggunaan mesin berkapasitas 850 cc menggantikan 1.000 cc serta pergantian pemasok ban menjadi Pirelli. Perubahan ini berpotensi menggeser peta kekuatan antartim dan membuka peluang bagi pabrikan untuk memperkecil jarak dengan para pesaing.
Marquez menegaskan bahwa pebalap sehebat apa pun akan kesulitan meraih hasil maksimal jika tidak memiliki motor yang kompetitif. Ia mencontohkan Martin, Fabio Quartararo, hingga dirinya sendiri sebagai pebalap yang tetap bergantung pada kualitas kendaraan.
Karena itu, keberhasilan Martin bersama Yamaha pada 2027 masih akan sangat ditentukan oleh kemampuan tim mengembangkan motor sesuai regulasi baru.
Marquez Singgung Pentingnya Memilih Tim
Selain kualitas motor, Marquez juga menyinggung pentingnya pebalap mengambil keputusan secara realistis dalam menentukan masa depan. Menurutnya, seorang pebalap terkadang perlu mengesampingkan gengsi demi mendapatkan tempat yang paling sesuai dengan kebutuhan kariernya.
Ia bahkan menyinggung soal kesediaan menerima bayaran lebih rendah jika pilihan tersebut memberikan peluang lebih baik untuk bersaing.
Pernyataan Marquez menegaskan bahwa kepindahan Martin ke Yamaha akan menjadi pertaruhan besar. Bakatnya sudah terbukti, tetapi tantangan sebenarnya adalah apakah Yamaha mampu menyediakan motor yang membuatnya kembali bersaing memperebutkan gelar juara dunia pada era baru MotoGP.









