— Hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 resmi diumumkan pada Selasa, 31 Maret 2026 pukul 15.00 WIB. Peserta dapat mengecek status kelulusan secara daring melalui laman resmi pengumuman SNBP dengan memasukkan nomor pendaftaran dan tanggal lahir sesuai data yang tercatat dalam sistem Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB).

Berdasarkan data resmi SNPMB, sebanyak 806.242 siswa mengikuti SNBP 2026 untuk memperebutkan total daya tampung sebanyak 189.017 kursi di 146 perguruan tinggi negeri.

Dari keseluruhan peserta tersebut, sebanyak 178.981 siswa dinyatakan lulus SNBP 2026, baik pada perguruan tinggi negeri akademik maupun perguruan tinggi negeri vokasi.

Peserta Lulus SNBP 2026

Jumlah peserta SNBP 2026 berasal dari berbagai jenis satuan pendidikan. Sebanyak 509.858 pendaftar berasal dari SMA, 190.498 peserta dari SMK, 104.786 peserta dari MA, serta 1.100 peserta dari kategori sekolah lainnya.

Pada kelompok PTN Akademik, tercatat 774.263 peserta mendaftar dengan daya tampung sebanyak 162.116 kursi.

Sebanyak 155.543 peserta berhasil diterima di PTN Akademik, dengan rincian:

  • 142.212 peserta diterima melalui pilihan pertama.
  • 13.331 peserta diterima melalui pilihan kedua.

Sementara pada kelompok PTN Vokasi, jumlah pendaftar mencapai 77.256 peserta dengan daya tampung sebanyak 26.929 kursi.

Sebanyak 23.438 peserta diterima di PTN Vokasi, yang terdiri dari:

  • 19.381 peserta diterima pada pilihan pertama.
  • 4.057 peserta diterima pada pilihan kedua.

Dengan demikian, total peserta yang berhasil memperoleh kursi melalui jalur SNBP 2026 mencapai 178.981 orang.

Cara Cek Pengumuman SNBP 2026

Peserta dapat mengetahui hasil seleksi melalui laman resmi pengumuman SNBP.

Untuk melihat hasil seleksi, peserta dapat mengikuti langkah berikut:

  1. Buka laman resmi pengumuman SNBP 2026.
  2. Masukkan nomor pendaftaran SNBP.
  3. Masukkan tanggal lahir sesuai data pendaftaran.
  4. Klik menu untuk melihat hasil seleksi.
  5. Sistem akan menampilkan status kelulusan peserta beserta PTN dan program studi tujuan apabila dinyatakan lolos.

Panitia SNPMB juga menyediakan sejumlah laman mirror dari berbagai perguruan tinggi negeri untuk mengantisipasi tingginya jumlah pengunjung pada laman utama pengumuman.

Peserta disarankan menggunakan situs resmi SNPMB atau laman mirror resmi PTN dan menghindari situs tidak dikenal yang meminta data pribadi maupun informasi sensitif.

Puluhan Ribu Pendaftar KIP Kuliah Lulus SNBP 2026

Peserta yang mendaftar melalui skema Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah juga menjadi bagian dari penerimaan SNBP tahun ini.

Pada PTN Akademik, tercatat 53.897 pendaftar KIP Kuliah berhasil diterima melalui jalur SNBP.

Sementara itu, sebanyak 10.574 pendaftar KIP Kuliah diterima di PTN Vokasi.

Meski demikian, kelulusan sebagai peserta SNBP yang terdaftar dalam KIP Kuliah belum otomatis memastikan mahasiswa memperoleh bantuan pendidikan tersebut.

Perguruan tinggi masih akan melakukan proses verifikasi terhadap kondisi ekonomi dan data peserta sesuai ketentuan program KIP Kuliah.

Peserta Lulus Harus Melakukan Registrasi Ulang

Peserta yang dinyatakan lolos SNBP 2026 selanjutnya wajib mengikuti tahapan registrasi ulang di perguruan tinggi negeri tempat mereka diterima.

Jadwal serta mekanisme daftar ulang dapat berbeda pada setiap PTN. Karena itu, peserta perlu memantau laman resmi perguruan tinggi masing-masing.

Sejumlah dokumen yang umumnya perlu dipersiapkan antara lain:

  • Rapor asli.
  • Ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL).
  • Dokumen prestasi yang digunakan saat pendaftaran.
  • Dokumen identitas peserta.
  • Dokumen tambahan sesuai persyaratan masing-masing PTN.

Peserta juga perlu memastikan seluruh data yang diberikan saat pendaftaran sesuai dengan dokumen asli. Perguruan tinggi memiliki kewenangan melakukan verifikasi terhadap data akademik maupun prestasi peserta.

Lulus SNBP 2026 Tidak Bisa Mengikuti SNBT

Ada ketentuan penting yang perlu diperhatikan oleh peserta yang sudah dinyatakan lulus melalui SNBP 2026.

Peserta yang lulus SNBP 2026 tidak diperbolehkan mendaftar UTBK-SNBT 2026, 2027, dan 2028.

Peserta yang telah dinyatakan lolos SNBP 2026 juga tidak dapat mengikuti Seleksi Mandiri PTN tahun 2026.

Aturan tersebut diberlakukan untuk mendorong peserta lebih bertanggung jawab terhadap pilihan program studi dan perguruan tinggi yang telah ditentukan saat mengikuti SNBP.

Karena itu, siswa yang dinyatakan lolos disarankan segera memeriksa informasi registrasi ulang dari PTN masing-masing agar tidak melewatkan jadwal dan persyaratan yang telah ditentukan.