Tottenham Hotspur akhirnya kembali merasakan kemenangan di Liga Inggris setelah mengalahkan Coventry City dengan skor 3-1, Selasa (20/10/2026) dini hari WIB. Hasil tersebut menjadi angin segar bagi skuad asuhan Roberto De Zerbi yang sebelumnya kesulitan meraih poin maksimal dalam enam pertandingan beruntun.
Kemenangan ini belum langsung mengangkat Tottenham ke papan atas klasemen. Spurs kini menempati peringkat ke-16 dengan koleksi enam poin dari tujuh pertandingan. Meski begitu, hasil positif tersebut menjadi modal penting bagi De Zerbi untuk membenahi performa tim sekaligus mengembalikan kepercayaan diri para pemain.
De Zerbi Apresiasi Perubahan Permainan Tottenham
Sebelum menaklukkan Coventry City, Tottenham melewati periode sulit dengan catatan tiga hasil imbang dan tiga kekalahan. Rentetan hasil tersebut membuat tim London itu membutuhkan kemenangan untuk menghentikan tekanan sekaligus memperbaiki posisi di klasemen.
Kemenangan 3-1 menunjukkan adanya perkembangan dalam permainan Tottenham, terutama setelah tim mulai menemukan solusi atas sejumlah persoalan di lapangan. De Zerbi menilai perbaikan organisasi permainan menjadi salah satu faktor yang membantu tim meraih hasil lebih baik.
Dikutip dari BBC, De Zerbi menjelaskan bahwa timnya mulai membenahi pergerakan di sektor sayap agar distribusi bola berlangsung lebih cepat. Selain itu, koordinasi lini pertahanan juga dinilai semakin teratur dibandingkan pertandingan sebelumnya.
“Kami bisa membenahi sisi sayap untuk lebih mempercepat aliran bola. Lini pertahanan pun mulai rapi,” jelas De Zerbi.
Pelatih asal Italia tersebut mengapresiasi kerja keras para pemain yang tetap berusaha menunjukkan permainan terbaik meski hasil pertandingan sebelumnya belum sesuai harapan. Baginya, kemenangan atas Coventry bukan berarti seluruh persoalan telah selesai, tetapi menjadi langkah awal untuk memperbaiki konsistensi.
Kemenangan Jadi Modal Menghadapi Jadwal Padat
De Zerbi juga menegaskan bahwa Tottenham sebenarnya telah memperlihatkan sejumlah penampilan yang cukup baik sebelum akhirnya memetik kemenangan. Namun, performa tersebut belum selalu menghasilkan poin karena tim masih kesulitan memaksimalkan peluang dan menjaga hasil pertandingan.
“Saya puas dengan kemenangan ini, para pemain patut dipuji. Meski sebenarnya, kami sudah bermain baik sebelum-sebelumnya walau hasilnya tidak maksimal,” tambahnya.
Kini, tantangan Tottenham adalah mempertahankan momentum positif tersebut. Tiga pertandingan berikutnya akan menjadi ujian penting sebelum kompetisi memasuki jeda internasional menjelang akhir November.
Spurs dijadwalkan menghadapi Chelsea pada 24 Oktober, kemudian bertemu Crystal Palace pada 1 November, dan melawan Leeds United pada 7 November. Rangkaian pertandingan itu berpotensi memengaruhi posisi Tottenham di klasemen sekaligus menunjukkan apakah perubahan permainan mereka mulai menghasilkan konsistensi.
Spurs Dituntut Menjaga Momentum
Bagi De Zerbi, kemenangan atas Coventry harus menjadi titik awal kebangkitan, bukan alasan untuk berpuas diri. Tottenham masih memiliki pekerjaan rumah untuk memperbaiki pertahanan, mempercepat aliran bola, dan menjaga performa sepanjang pertandingan.
“Kami harus bangkit, terus berjuang, dan meningkatkan kualitas,” tutup De Zerbi.
Dengan enam poin dari tujuh laga, Tottenham masih membutuhkan tambahan angka untuk menjauh dari papan bawah. Hasil positif dalam tiga pertandingan mendatang akan menjadi kesempatan bagi Spurs untuk membuktikan bahwa kemenangan atas Coventry benar-benar menandai perubahan arah perjalanan mereka musim ini.









