PT United Tractors Tbk (UNTR) mengumumkan pembagian dividen interim tahun buku 2026 dengan total sekitar Rp1,48 triliun atau Rp430 per saham. Pembayaran kepada pemegang saham yang memenuhi ketentuan dijadwalkan pada 23 November 2026.
Keputusan pembagian dividen ditetapkan melalui keputusan sirkuler Direksi dan Dewan Komisaris pada 27 Oktober 2026. Informasi tersebut disampaikan perseroan melalui keterbukaan informasi pada Rabu (28/10/2026).
Jadwal dividen interim UNTR 2026
Pemegang saham perlu memperhatikan tanggal cum dividen, ex dividen, dan recording date. Berikut jadwal yang diumumkan perseroan.
| Agenda | Tanggal |
|---|---|
| Cum dividen pasar reguler dan negosiasi | 5 November 2026 |
| Ex dividen pasar reguler dan negosiasi | 6 November 2026 |
| Cum dividen pasar tunai | 9 November 2026 |
| Ex dividen pasar tunai | 10 November 2026 |
| Recording date | 9 November 2026 pukul 16.00 WIB |
| Pembayaran dividen | 23 November 2026 |
Untuk transaksi di pasar reguler, investor yang ingin memperoleh hak dividen harus memperhatikan cum dividen 5 November 2026. Pembelian pada tanggal ex dividen, 6 November 2026, tidak memberikan hak atas pembagian dividen ini.
Dividen UNTR Rp430 per saham
United Tractors menetapkan dividen interim sebesar Rp430 per saham dengan total nilai yang diumumkan Rp1.478.191.622.480. Nilai tersebut merupakan dividen bruto sebelum memperhitungkan ketentuan perpajakan masing-masing pemegang saham.
Dengan asumsi kepemilikan tercatat pada tanggal yang ditentukan, pemegang satu lot atau 100 saham berhak atas dividen bruto Rp43.000. Pemegang 1.000 saham memperoleh Rp430.000, sedangkan pemegang 10.000 saham memperoleh Rp4,3 juta.
Dividen interim kali ini lebih rendah dibandingkan pembayaran interim tahun sebelumnya sebesar Rp567 per saham. Besaran imbal hasil dividen bagi setiap investor bergantung pada harga pembelian saham.
Dasar keuangan pembagian dividen
Pengumuman pembagian dividen interim mengacu pada posisi keuangan United Tractors per 30 September 2026. Perseroan mencantumkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp4,465 triliun.
Saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya tercatat Rp86,107 triliun, sedangkan total ekuitas mencapai Rp103,824 triliun. Angka-angka tersebut menjadi bagian dari pertimbangan manajemen dalam menetapkan dividen interim.
Manajemen menyatakan pembagian dividen tidak berdampak material pada operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, ataupun kelangsungan usaha perseroan.
Jadwal sempat berubah dari pengumuman awal
United Tractors sebelumnya mengumumkan rencana pembagian dividen interim pada 28 September 2026. Jadwal awal mencantumkan pembayaran pada 26 Oktober 2026 dan cum dividen pasar reguler pada 6 Oktober 2026.
Pada 30 September 2026, perseroan menyampaikan perubahan jadwal karena menggunakan laporan keuangan per 30 September 2026 sebagai dasar pembagian dividen.
Setelah keputusan baru pada 27 Oktober 2026, perseroan menetapkan pembayaran pada 23 November 2026. Karena itu, investor perlu menggunakan jadwal terbaru dalam pengumuman Oktober.
Dividen di tengah tekanan kinerja
Pembagian dividen dilakukan ketika kinerja United Tractors sepanjang sembilan bulan pertama 2026 menghadapi tekanan pada sejumlah bidang usaha, termasuk pertambangan dan penjualan emas, serta beban nonrutin.
United Tractors merupakan bagian dari Grup Astra dengan usaha distribusi alat berat, kontraktor penambangan, pertambangan, serta bisnis energi dan mineral.
Bagi pemegang saham UNTR, dua tanggal penting dalam pembagian dividen ini adalah 5 November 2026 untuk cum dividen pasar reguler dan 23 November 2026 untuk pembayaran. Hak atas dividen tetap ditentukan berdasarkan ketentuan pencatatan kepemilikan yang berlaku di pasar modal.









