Brand identity dan cerdas memilih domain untuk bisnis

Brand identity atau identitas merek merupakan segala bagian yang membentuk persepsi orang terhadap suatu brand.

Editor: Hendrik Syah
Bagikan:
cover | topik.id
Di tengah pandemi virus corona (Covid-19) yang melanda dunai termasuk Indonesia, membuat banyak para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) berahli dari layanan offline ke online. 

Lantas bagaimana menciptakan brand identity atau identitas merek di internet dari sisi digital marketing? mari kita ulas secara sederhana agar lebih mudah dipahami.

Brand identity atau identitas merek merupakan segala bagian yang membentuk persepsi orang terhadap suatu brand. 

Ada berbagai elemen dalam brand identity yang digunakan untuk menyampaikan karakter, komitmen, dan nilai dari produk agar lebih dikenal oleh konsumen, salah satunya dengan webdesain dalam website yang bisa diakses secara luas oleh publik.

Website dengan domain berfungsi untuk mempermudah pengguna di internet pada saat melakukan akses ke server, selain juga dipakai untuk mengingat nama server yang dikunjungi tanpa harus mengenal deretan angka yang rumit yang dikenal sebagai alamat IP.

Nama domain ini juga dikenal sebagai sebuah kesatuan dari sebuah situs website contohnya "indotema.com". 

Nama domain kadang-kadang disebut pula dengan istilah URL atau link alamat website.
Pada awalnya nama domain hanya dapat dituliskan dengan ke-26 abjad Latin.

Namun saat ini telah dimungkinkan untuk menggunakan abjad asing dengan Internasionalisasi nama domain.

Bagaimana memilih nama domain populer yang baik dan benar untuk bisnis? Dari laman resmi Google Domains mengrekomendasikan nama merek, nama domain harus mencerminkan merek, dan sebaliknya. 

Merek membutuhkan waktu untuk berkembang, dan memasukkan nama merek unik di domain dapat membantu menonjol sesuatu yang berbeda, mendapatkan pengakuan, dan meningkatkan kunjungan ke situs web. 

Saat membuat nama merek dan nama domain, pastikan untuk tidak menggunakan nama merek atau merek dagang yang sudah ada, berikut tips sederhana memilih domain populer untuk bisnis yang dirangkum TOPIK.ID dari laman resmi idtema.com.

1. Domain populer.

Dalam perkembangan dunia internet khususnya Indonesia ekstensi domain dot com (.com) termasuk "top level domain" tetap menjadi pilihan pupuler.

Mayoritas (55%) situs web populer dunia menggunakan domain ekstensi .com karena masih menjadi ekstensi yang disukai karena paling mudah diingat.

2. Tidak lebih dari 3 kata.

Saat ini sangat sulit mendapatkan nama domain satu kata dengan akhiran .com atau .id yang mudah diingat, maka pertimbangkan untuk menambahkan satu atau maksimum dua kata dan tidak lebih dari 9 huruf.

Kombinasi dua kata sangat cocok untuk nama yang mudah diingat, contoh penggabungan dua kata sesuai karakter nama daerah di mana tempat domisili usaha Anda.

3. Mudah diingat.

Nama domain harus mudah diingat. Alamat yang mudah diingat, akan mudah ditemukan.

4. Mudah diucapkan.

Jangan gunakan kata asing dan kombinasi huruf yang “aneh”. Ini penting karena sering kali kita harus memberi tahu nama domain dengan mengucapkannya.

5. Mudah diketik.

Cari nama sederhana untuk diingat dan mudah dimasukkan di bilah alamat atau bidang pencarian.

Inilah beberapa tips dasar memilih nama domain populer untuk bisnis Anda.
Bagikan:
Komentar

Terbaru