Hadapi Covid-19, Jokowi: Jangan anggap pemerintah mencla-mencle

Pemerintah mengeluarkan tindakan untuk meminimalkan dampak ekonomi yang ditimbulkan akibat pandemi. Menjadikan kesehatan masyarakat sebagai prioritas.

Editor: Surya
Bagikan:
Presiden Jokowi | topik.id
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan kembali bahwa sejak awal aspek kesehatan masyarakat merupakan prioritas utama pemerintah, hal ini diutarakan Preiden Jokowi dalam akun resmi media sosialnya, Minggu (4/10/2020).

Pemerintah mengeluarkan tindakan untuk meminimalkan dampak ekonomi yang ditimbulkan akibat pandemi. Menjadikan kesehatan masyarakat sebagai prioritas.

"Tujuh bulan sudah kita menghadapi pandemi ini. Begitu banyak tantangan, namun kita tidak berpangku tangan. Banyak yang sudah kita kerjakan. Maka, mari kita bicara fakta dan data, bukan kira-kira," tulis Presiden Jokowi dalam akun resminya @jokowi, Minggu (4/10/2020).

Presiden Jokowi mengutarakan bukan berarti harus mengorbankan aspek ekonomi, apalagi bila hal itu berkaitan dengan kehidupan masyarakat, kesehatan masyarakat, kesehatan publik, tetap nomor satu, tetap yang harus diutamakan.

"Jika kita mengorbankan ekonomi, itu sama saja dengan mengorbankan kehidupan puluhan juta orang. Ini bukan opsi yang bisa kita ambil. Sekali lagi, kita harus mencari keseimbangan yang pas," cetusnya.

Presiden mengajak masyarakat untuk tidak ragu dalam memberikan usulan-usulan terhadap perbaikan kebijakan ke depan. Kepala Negara juga telah memerintahkan Menteri Dalam Negeri untuk membuka keran masukan terhadap kebijakan-kebijakan.

"Penyesaian kebijakan itu jangan dianggap pemerinntah mencla-mencle," 

Presiden Jokowi

Tujuh bulan penanganan pandemi memberikan banyak hal yang dapat dipelajari dan disesuaikan dari waktu ke waktu. Virus Covid-19 penyebab pandemi yang hingga kini terus dipelajari dan berkembang.

Lanjut Presdien Jokowi, dalam ranah keilmuan menuntut penanganan dan kebijakan yang adaptif mengikuti perkembangan tersebut dengan disertai penyesuaian terhadap karakteristik masyarakat.

"Misalnya, pembatasan sosial. Saya kira harus kita sesuaikan. Untuk itu, saya menekankan pentingnya Pembatasan Sosial Berskala Mikro. Kita buat lebih terarah, spesifik, tajam, dan fokus mengatasi masalah Covid-19 tapi tidak membunuh ekonomi dan kehidupan masyarakat," ungkap Presiden.

Menurut Presiden Jokowi, solusi terbaik untuk menangani pandemi ini harus terus dikembangkan dan dicari. Apa yang dinilai sebagai solusi terbaik yang sudah diterapkan di suatu negara belum tentu dapat diterapkan persis di negara-negara lain oleh karena perbedaan kondisi di tiap-tiap negara.

"Jadi kita pun harus terus menyesuaikan diri mencari cara terbaik yang paling cocok dengan situasi kita," ucapnya.


Bagikan:
Komentar

Terbaru