4 Strategi kolaborasi Telkom dan Google Cloud, peluang US$130 miliar

Telkom ingin memainkan peran integral dalam mendukung Indonesia Digital 2024.

Hendrik Syahputra
A- A+
Megawaty Khie, Country Director, Indonesia, Google Cloud dan Muhamad Fajrin Rasyid, Direktur, Bisnis Digital, Telkom Indonesia 

Digital ekonomi Indonesia terus bergerak maju, ini dibuktikan pada KTT B20 Indonesia, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) dan Google Cloud telah menyepakati kolaborasi strategis multi tahunan untuk mewujudkan visi Telkom menjadi perusahaan telekomunikasi digital terkemuka yang memajukan masyarakat.

Megawaty Khie, Country Director, Indonesia, Google Cloud dan Muhamad Fajrin Rasyid, Direktur, Bisnis Digital, Telkom Indonesia menyepakati 'Strategic Partnership Announcement' tersebut di KTT B20 pada 14 November 2022 di Bali. 

Penelusuran TOPIK.ID dari laman resmi Google Indonesia, Jumat (18/11/2022), Telkom ingin memainkan peran integral dalam mendukung Indonesia Digital 2024 dan mendukung perusahaan meraih peluang pertumbuhan inklusif dalam ekonomi digital yang bernilai US$130 miliar pada tahun 2025.

Dengan menggabungkan kompetensi utama dari Google Cloud dan memanfaatkan kemampuan tambahan di Android, Google Ads, dan Grow with Google.

"Di Telkom, kami memiliki tanggung jawab untuk membangun infrastruktur dan platform digital cerdas yang dapat diakses oleh semua masyarakat sehingga berkontribusi pada pembangunan bangsa, sekaligus memfasilitasi digitalisasi di seluruh industri," jelas Muhamad Fajrin seperti dilansir TOPIK.ID dari laman resmi Google Indonesia, Selasa (14/11/2022) kemarin.
Lanjutnya, Telkom akan memperkuat kemampuan untuk menciptakan ekosistem digital terkemuka dengan talenta dan solusi yang tepat untuk memberikan manfaat kepada masyarakat, dan menjadikan Indonesia sebagai salah satu ekonomi paling kompetitif di dunia.

"Telkom bekerja sama dengan mitra-mitra strategis untuk mendukung terwujudnya amanat nasional ini. Google dipilih atas pengalamannya yang luas dalam membangun platform dan ekosistem terpercaya di seluruh dunia. Kemitraan ini, dengan memanfaatkan keunggulan utama kedua perusahaan, akan memperkuat kemampuan kami untuk menciptakan ekosistem digital terkemuka dengan talenta dan solusi yang tepat untuk memberikan manfaat kepada masyarakat, dan menjadikan Indonesia sebagai salah satu ekonomi paling kompetitif di dunia," terangnya.

Sementara itu, Megawaty Khie, Country Director, Indonesia, Google Cloud mengutarakan Google Cloud Indonesia ingin memperkuat tujuan bersama untuk pulih lebih kuat dari dampak pandemi global, dan menciptakan fondasi pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan

"Sangat penting bahwa kami berinvestasi dalam membangun kemampuan digital guna memperkuat tujuan bersama untuk pulih lebih kuat dari dampak pandemi global, dan menciptakan fondasi pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan," ungkap Megawaty Khie.

Megawaty juga menekankan pihaknya bertujuan untuk membina talenta yang terampil dalam memanfaatkan teknologi cloud dan konektivitas untuk menciptakan solusi terbaik di kelasnya. Ini akan mendukung transformasi digital di setiap industri.

"Bersama dengan Telkom, kami bertujuan untuk membina talenta yang terampil dalam memanfaatkan teknologi cloud dan konektivitas untuk menciptakan solusi terbaik di kelasnya. Ini akan mendukung transformasi digital di setiap industri, baik itu untuk memberikan layanan publik yang berpusat pada masyarakat dan sistem kesehatan yang adil, atau mendorong inklusi keuangan dan efisiensi produksi manufaktur," jelasnya.

Berikut 4 Strategi penting kolaborasi Telkom dan Google Cloud:

1. Mempercepat transformasi digital di seluruh industri. 

Google Cloud dan Telkomsigma, anak usaha Telkom untuk layanan IT Services, akan bermitra untuk mempercepat digitalisasi di sektor-sektor prioritas utama sesuai Peta Jalan Indonesia Digital 2024. 

Telkomsigma akan melaksanakan modernisasi infrastruktur yang dikembangkan bersama, modernisasi aplikasi, analisis data, serta solusi produktivitas dan kolaborasi guna membantu mengatasi tantangan spesifik yang dihadapi perusahaan dan komunitas.

2. Menjembatani kesenjangan talenta digital nasional. 

Telkom dan Google Cloud akan mendirikan Cloud Center of Excellence (CCoE) yang terdiri dari ahli cloud architecture, edge computing, manajemen data, dan modernisasi aplikasi. 

Dengan memfasilitasi program peningkatan keterampilan dan sertifikasi internal melalui kurikulum yang digunakan Google untuk melatih ahli teknisnya di seluruh dunia, CCoE akan menginspirasi seluruh anak perusahaan dan unit bisnis Telkom. 

Untuk menjawab kebutuhan Indonesia akan keterampilan digital tingkat lanjut yang semakin meningkat, CCoE akan bermitra dengan Telkom CorpU-ITDRI (Indonesia Telecommunications and Digital Research Institute), pusat pengembangan talenta digital dan penguatan kemampuan organisasi untuk menghasilkan inovasi terdepan untuk menawarkan program pelatihan yang fleksibel melalui beasiswa Google Career Certificate. 

Program-program ini memungkinkan masyarakat Indonesia memperoleh keterampilan siap kerja dan mengejar karir di bidang analisis data, IT, manajemen proyek, dan desain pengalaman pengguna (UX). 

Selain itu, Telkom berencana untuk memberikan bimbingan dan kesempatan kerja bagi lulusan program Bangkit Google yang didukung oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dan membekali mahasiswa dengan pelatihan machine learning (ML), cloud computing, pengembangan aplikasi perangkat mobile, serta soft skill untuk membantu mereka mendapatkan pekerjaan di bidang yang dibutuhkan dan membangun karir setelah mereka lulus.

3. Memberdayakan startup Indonesia untuk berkembang dan berskala global. 

Indonesia adalah rumah bagi lebih dari 2.400 startup, menjadikannya sebagai ekosistem startup peringkat keenam terbesar di dunia. 

Untuk membantu lebih banyak startup tahap awal di Indonesia dalam membangun dan meningkatkan bisnis inovatif mereka, anak perusahaan modal ventura Telkom akan bekerja sama dengan Google for Startups Cloud Program untuk membantu menghubungkan startup dengan dukungan teknis, bisnis, dan keuangan yang lebih besar. 

Melalui Program Cloud Google for Startups, startup yang memenuhi syarat dapat menerima hingga US$200.000 Google Cloud dan Firebase hingga dua tahun. Startup dalam program ini juga dapat menerima akses ke teknisi dan ahli Google Cloud di seluruh Google, serta diundang ke berbagai lokakarya dan acara.

4. Menghadirkan infrastruktur cerdas dan layanan digital berkualitas tinggi. 

CCoE akan mengintegrasikan infrastruktur Google Cloud yang berkelas, aman, dan ramah lingkungan, serta alat analitik dan kecerdasan buatan (AI) canggih dengan infrastruktur jaringan dan konektivitas Telkom yang luas untuk meningkatkan layanan digital berkualitas kepada konsumen lokal di area metro dan non-metro, serta segmen pasar enterprise. 

Google Cloud berencana menjajaki peluang menggunakan infrastruktur Telkom dan Telkom juga dapat mengeksplorasi berbagai inisiatif inovasi dengan tim Android, untuk mengembangkan kerja sama dalam rangka memperkaya pengalaman pelanggan.
Apakah konten ini bermanfaat?
Dukung dengan memberikan satu kali kontribusi.

Share:
Berbasis data.
Paling diminati.

News Terkini
Lihat semua
Komentar
Login ke akun RO untuk melihat dan berkomentar.

Terkini

Indeks