Google Bard kini bisa bahasa Indonesia dan lebih banyak fitur

Ardi Nugraha

Bard dirancang sebagai antarmuka ke LLM yang memungkinkan pengguna untuk berkolaborasi dengan AI generatif.

Managing Director Google Indonesia, Randy Jusuf | cover: topik.id
Dalam perkembangan terbarunya, Google Bard yang berbasis Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan, telah memperluas jangkauan 40 bahasa, termasuk Indonesia. 

Ini merupakan berita gembira bagi pengguna di Indonesia, Google Bard sebagai salah satu asisten virtual paling andal dan berguna di dunia.

Managing Director Google Indonesia, Randy Jusuf mengungkapkan pembaruan ini ekspansi terbesar Bard hingga saat ini.
"Saya senang untuk berbagi bahwa #Bard, model AI percakapan eksperimental Google, sekarang tersedia dalam lebih dari 40 bahasa di seluruh dunia— termasuk Bahasa Indonesia, Dari kemampuan text-to-speech hingga thread yang disematkan & terbaru, hari ini, Google juga mengumumkan fitur baru untuk membantu Anda menyesuaikan pengalaman dengan lebih baik, meningkatkan kreativitas, dan menyelesaikan lebih banyak hal," ungkap Jusuf di laman LinkedIn resminya, Kamis (13/12/2023).
Lanjutnya, ini adalah ekspansi terbesar Bard hingga saat ini, Bard dirancang sebagai antarmuka ke LLM yang memungkinkan pengguna untuk berkolaborasi dengan AI generatif. 

"Ini mengacu pada informasi dari web untuk memberikan tanggapan segar dan berkualitas tinggi. Pekerjaan kami di Bard dipandu oleh prinsip-prinsip AI kami: mengutamakan keselamatan, inklusivitas, dan akuntabilitas," jelasnya.

Dengan teknologi baru seperti AI, tidak ada produk yang sempurna sejak awal. Tetapi saat kami terus mengembangkan dan mengembangkan Bard, umpan balik manusia akan terus membantu meningkatkan sistem. 


"Sangat penting bahwa kita memiliki sebanyak mungkin orang yang menguji Bard. Jadi bagaimanapun Anda memutuskan untuk berinteraksi dengan Bard, terima kasih telah membantu kami membentuknya menjadi produk yang lebih baik," terangnya.

Jusuf juga mengutarakan akan akan terus membagikan pembaruan tentang kemajuan Bard, mengantisipasi ini akan menjadi pengalaman belajar yang luar biasa.

"Saat kami meningkatkan Bard, kami akan terus membagikan pembaruan tentang kemajuan kami. Kami mengantisipasi ini akan menjadi pengalaman belajar yang luar biasa — baik dalam mengidentifikasi di mana Bard berguna dan bermanfaat, dan di mana kami perlu terus mengulangi dan membuatnya lebih baik. Mari berkolaborasi dengan Bard dalam Bahasa Indonesia di bard.google.com," tutup Jusuf dalam postingannya yang mendapatkan respon sangat baik dari pengikutnya. 

Sementara itu, dari penelusuran topik.id, Jumat (14/7/2023) di laman resmi Google, Bard kini mendukung lebih dari 40 bahasa , termasuk bahasa Arab, China, Jerman, Hindi, dan Spanyol. 

Selain itu, sekarang pengguna juga dapat mengakses Bard di lebih banyak negara, termasuk Brasil dan di seluruh negara-negara Eropa. Berikut pembaruan Google Bard yang dilansir dari laman resmi Google: 

Dengarkan tanggapan: 

Terkadang mendengar sesuatu dengan keras dapat membantu Anda mendekati ide Anda dengan cara yang berbeda. Makanya, mulai hari ini, kamu bisa mendengarkan tanggapan Bard. Ini sangat membantu jika Anda ingin mendengar pengucapan kata yang benar atau mendengarkan puisi atau naskah. Cukup masukkan prompt dan pilih ikon suara untuk mendengarkan jawaban Bard. Fitur ini sekarang aktif dalam lebih dari 40 bahasa.

Sesuaikan respons Bard dengan mudah:

Sekarang Anda dapat mengubah nada dan gaya respons Bard ke lima opsi berbeda: sederhana, panjang, pendek, profesional, atau santai. Misalnya, Anda dapat meminta Bard untuk membantu Anda menulis daftar pasar untuk kursi antik, lalu mempersingkat respons menggunakan drop-down. Fitur ini aktif dalam bahasa Inggris dan akan segera diperluas ke bahasa baru.

Empat fitur Bard baru juga diluncurkan:

1. Sematkan dan ganti nama percakapan: Kami mendengar Anda ingin dapat mengunjungi kembali permintaan, jadi kami menambahkan cara baru untuk menyematkan dan mengganti nama percakapan Anda dengan Bard. Sekarang saat Anda memulai percakapan, Anda akan melihat opsi untuk menyematkan, mengganti nama, dan mengambil percakapan terbaru di sidebar. Misalnya, jika Anda meminta Bard untuk membantu Anda membandingkan olahraga luar ruangan untuk musim panas, Anda dapat meninjau kembali tipnya nanti. Fitur ini sekarang aktif dalam lebih dari 40 bahasa.

2. Ekspor kode ke lebih banyak tempat: Kami terus melihat minat menggunakan Bard untuk tugas pengkodean. Jadi hari ini kami menambahkan fitur baru yang memungkinkan Anda mengekspor kode Python ke Replit, selain Google Colab. Fitur ini sekarang aktif dalam lebih dari 40 bahasa.

3. Bagikan respons dengan teman: Kami juga mempermudah berbagi sebagian atau seluruh obrolan Bard Anda dengan jaringan Anda. Dengan tautan yang dapat dibagikan, Anda dapat berbagi ide dan kreasi Anda dengan orang lain. Fitur ini aktif dalam lebih dari 40 bahasa.

4. Gunakan gambar dalam permintaan Anda: Gambar adalah bagian besar dari cara kami mewujudkan imajinasi kami. Di I/O kami mengumumkan bahwa kami menghadirkan kemampuan Google Lens ke dalam Bard. Apakah Anda ingin informasi lebih lanjut tentang suatu gambar atau hanya perlu bantuan untuk membuat teks, Anda sekarang dapat mengunggah gambar dengan petunjuk dan Bard akan menganalisis foto untuk membantu. Fitur ini kini tersedia dalam bahasa Inggris, dan kami akan segera memperluas ke bahasa baru.
Apakah konten ini bermanfaat?
Dukung dengan memberikan satu kali kontribusi.

Share:
Konten berbasis data.
Kategori konten paling banyak dibaca.
Bisnis Terkini
Lihat semua
Komentar
Login ke akun RO untuk melihat dan berkomentar.

Terkini

Indeks