Lawan invasi Rusia, Ukraina kenalkan juru bicara berbasis AI

Tamara

Ukraina telah mengambil langkah yang revolusioner dengan memperkenalkan sebuah inisiatif yang unik dan berani.

Juru bicara berbasis AI | foto: x
Ukraina, sebuah negara yang telah lama berjuang untuk mempertahankan kedaulatannya, kembali memperlihatkan inovasi dalam menghadapi tantangan modern. 

Dalam menghadapi invasi Rusia yang telah mengancam kedamaian dan kestabilan regional, Ukraina telah mengambil langkah yang revolusioner dengan memperkenalkan sebuah inisiatif yang unik dan berani, yaitu penggunaan juru bicara berbasis kecerdasan buatan (AI).


Dalam video yang dirilis oleh Kementerian Luar Negeri (MFA), Shi memperkenalkan dirinya sendiri dan menjelaskan peran serta fungsi kerjanya, dan mengatakan bahwa dia dibuat untuk melindungi 'hak dan kepentingan warga Ukraina di luar negeri.'
"Temui Victoria Shi — perwakilan digital MFA Ukraina, yang dibuat menggunakan AI untuk memberikan pembaruan tepat waktu mengenai urusan konsuler!" tulis MFA dalam akun resmi media sosial X.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, MFA Ukraina menghadirkan persona digital yang akan memberikan komentar resmi kepada media.

Juru bicara AI tersebut bernama Victoria Shi diambil dari 'kemenangan' dan singkatan Ukraina untuk 'kecerdasan buatan'.

Seperti diketahui didasarkan pada kemiripan penyanyi dan influencer Ukraina, Rosalie Nombre, yang setuju untuk berpartisipasi secara pro bono dalam program ini.

Avatar ini berpakaian hitam dengan pin bendera Ukraina, rambut terikat ke belakang, dan mengenakan anting-anting berhias - namun pejabat menekankan bahwa sosok digital dan Nombre 'adalah dua orang yang berbeda'.
Share:
Konten berbasis data.
Kategori konten paling banyak dibaca.
News Terkini
Lihat semua
Komentar
Login ke akun RO untuk melihat dan berkomentar.

Terkini

Indeks