Google News kebobolan, promosi konten judol seliweran

Berdasarkan penelusuran dari topik.id pada Senin, 5 Januari 2026, domain utama yang terdeteksi adalah anfaspress.com.

author photo
A- A+
Tangkapan layar Google News | topik.id

Layanan portal berita, Google News telah disusupi oleh berbagai konten promosi judi online yang sangat masif. Praktik ini meresahkan karena konten tersebut muncul di halaman berita Google News Indonesia yang seharusnya bersifat kredibel dan informatif bagi masyarakat Indonesia.

Berdasarkan penelusuran dari topik.id pada Senin, 5 Januari 2026, domain utama yang terdeteksi adalah anfaspress.com. Situs tersebut sebenarnya merupakan portal berita asal Maroko yang dikelola oleh jurnalis profesional, namun kini pihak yang tidak bertanggungjawab menargetkan pembaca Google News Indonesia.

Para pelaku menggunakan taktik manipulasi judul bertema ekonomi digital dan tren investasi 2026 untuk mengelabui algoritma filter milik Google. Mereka memanfaatkan kata kunci seperti "Pola RTP" dan "Pertumbuhan Ekonomi" agar konten tersebut tampak seperti analisis finansial yang sah.

"Kami tidak mengizinkan konten pratinjau yang menyesatkan pengguna agar berinteraksi dengan konten tersebut dengan menjanjikan detail yang tidak tercermin dalam konten utama," tulis Google dalam laman kebijakan konten Google News, seperti dikutip topik.id, Senin (5/1/2026). 

Namun, saat ditelusuri lebih lanjut, artikel-artikel tersebut menyertakan visual yang sangat identik dengan berbagai jenis permainan slot populer saat ini. Istilah seperti "Mahjong Wins" dan "Slot Gacor" sengaja diselipkan di balik narasi ekonomi untuk menarik minat calon pemain judi.

Jika pengguna mengeklik tautan dari Google News, mereka akan langsung diarahkan layaknya laman berita, dan pada header atas memperlihatkan sangat jelas pendaftaran situs judi seperti PETIR800. Halaman mendarat ini menawarkan berbagai bonus deposit dan klaim lisensi palsu guna meyakinkan masyarakat agar segera melakukan transaksi.

"Jika kami mendapati konten atau perilaku yang melanggar kebijakan ini, kami dapat menghapus konten tersebut dari platform berita kami. Dalam kasus pelanggaran berulang atau berat, situs mungkin tidak lagi memenuhi syarat untuk muncul di platform berita kami," ungkap Google dalam laman kebijakan konten Google News itu.

Sementara itu, pegiat digital asal Medan, Dar Dolly mengutarakan metode ini menunjukkan adanya celah keamanan yang cukup serius pada sistem kurasi serta verifikasi konten platform Google News yang diterapkan secara otomatis pada akhir Maret 2025. 

"Reputasi platform Google News sebagai sumber berita tepercaya kini terancam akibat maraknya teknik cloaking yang dilakukan oleh sindikat judi online tersebut," beber Dolly.

Lanjutnya, dibutuhkan tindakan tegas dari pihak Google dan otoritas terkait untuk segera memblokir domain bermasalah yang menyalahgunakan indeks berita yang menargetkan konten promosi judol ke Indonesia. 

"Pemantauan ketat secara berkala sangat penting dilakukan guna melindungi ruang digital Indonesia dari paparan konten yang merusak generasi bangsa Indonesia," tegasnya.

Selain itu, tim investigasi topik.id juga sedang mendalami fitur Google Discover pada browser Google Chrome yang juga disusupi konten promosi judol secara masif ke Indonesia.

Share:
Premium.
Komentar
Komentar sepenuhnya tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Update
Indeks