TOPIK.ID — PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) memberikan penjelasan mengenai kemungkinan melepas sebagian kepemilikannya di PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN). Pertanyaan tersebut muncul dalam agenda Public Expose Live MEDC yang digelar pada Rabu (9/9/2026), seiring besarnya nilai investasi Medco di perusahaan tambang tersebut.
Manajemen MEDC belum menutup peluang untuk memonetisasi investasi tersebut. Namun, perseroan menegaskan bahwa keputusan penjualan saham AMMN tidak akan dilakukan secara terburu-buru karena terdapat sejumlah faktor yang perlu diperhitungkan, mulai dari valuasi hingga manfaat transaksi bagi pemegang saham.
MEDC masih melihat AMMN sebagai investasi strategis
Direktur Medco Energi, Benny Setiawan, mengatakan kepemilikan saham AMMN saat ini masih dipandang sebagai investasi strategis bagi MEDC. Investasi tersebut selama ini memberikan kontribusi positif terhadap perseroan.
Menurut Benny, prospek sektor mineral menjadi salah satu alasan utama MEDC mempertahankan kepemilikan tersebut. Komoditas emas dan tembaga dinilai masih memiliki prospek yang menjanjikan dalam jangka panjang.
Kondisi tersebut membuat saham AMMN tidak sekadar menjadi aset investasi bagi MEDC, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam portofolio perseroan. Karena itu, opsi pelepasan saham harus mempertimbangkan prospek bisnis AMMN serta potensi keuntungan yang dapat diperoleh pemegang saham MEDC.
Meski demikian, manajemen mengakui bahwa opsi untuk memonetisasi kepemilikan tersebut tetap terbuka.
Opsi monetisasi masih dikaji
Benny menjelaskan bahwa MEDC terus mempertimbangkan berbagai alternatif terkait kepemilikannya di AMMN. Namun, perseroan belum memberikan kepastian mengenai apakah transaksi pelepasan saham akan dilakukan dalam waktu dekat.
Sejumlah aspek akan menjadi pertimbangan utama sebelum keputusan diambil. Di antaranya adalah tingkat valuasi AMMN, momentum atau waktu transaksi, serta manfaat yang bisa diperoleh pemegang saham MEDC.
Artinya, pergerakan harga saham AMMN menjadi salah satu faktor yang berpotensi memengaruhi keputusan perseroan. MEDC perlu memastikan bahwa monetisasi investasi dilakukan pada kondisi yang memberikan nilai optimal.
Manajemen juga menegaskan bahwa apabila nantinya terdapat keputusan yang bersifat material, informasi tersebut akan disampaikan kepada publik sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepemilikan MEDC mencapai 20,915%
Berdasarkan data laporan bulanan pemegang saham AMMN per akhir Agustus 2026, MEDC tercatat memiliki 15.167.510.552 saham AMMN.
Jumlah tersebut setara dengan kepemilikan sekitar 20,915% saham Amman Mineral Internasional. Dengan porsi sebesar itu, perubahan kepemilikan MEDC berpotensi menjadi perhatian pasar apabila benar-benar direalisasikan.
Pada saat berita ini disusun, saham AMMN berada di level Rp4.690 per saham. Dengan menggunakan harga tersebut sebagai acuan, nilai pasar kepemilikan MEDC di AMMN mencapai sekitar Rp71 triliun.
Besarnya nilai aset tersebut membuat potensi monetisasi AMMN dapat menjadi salah satu agenda strategis yang terus dicermati investor MEDC.
Namun, hingga saat ini belum terdapat keputusan final mengenai pelepasan saham. MEDC masih menimbang nilai strategis investasi AMMN dengan peluang memperoleh dana dari monetisasi aset tersebut.
Ikuti TOPIK.ID
