Kiper Juventus, Guglielmo Vicario, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah timnya gagal mengamankan kemenangan saat menjamu Rennes pada matchday ketiga Liga Europa 2026/2027. Menurutnya, penampilan yang diperlihatkan Bianconeri, terutama pada babak kedua, cukup untuk membawa pulang hasil lebih baik.
Juventus harus puas bermain imbang 2-2 melawan Rennes di Allianz Stadium, Kamis (22/10/2026) malam WIB. Meski sempat unggul cepat dan berhasil menyamakan kedudukan melalui penalti pada babak kedua, tuan rumah tidak mampu mencetak gol tambahan untuk memastikan tiga poin.
Juventus Kehilangan Kesempatan Meraih Kemenangan
Juventus langsung menunjukkan agresivitas sejak pertandingan dimulai. Zeki Celik membawa tuan rumah unggul ketika laga baru berjalan lima menit. Gol tersebut sempat memberikan harapan bagi pendukung Si Nyonya Tua untuk menyaksikan tim kesayangannya mengendalikan pertandingan.
Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama. Rennes merespons dengan dua gol yang mengubah kedudukan menjadi 2-1. Musa Al-Taamari mencetak gol penyeimbang pada menit ke-15, sebelum Boulaye Dia membawa tim tamu berbalik unggul melalui tendangan penalti pada menit ke-43.
Juventus kemudian berusaha mengejar ketertinggalan setelah memasuki babak kedua. Upaya mereka membuahkan hasil pada menit ke-67 ketika Nick Woltemade sukses mengeksekusi penalti untuk mengubah skor menjadi 2-2.
Setelah kedudukan kembali seimbang, Juventus masih berusaha mencari gol penentu kemenangan. Akan tetapi, hingga pertandingan berakhir, tidak ada tambahan gol yang tercipta. Kedua tim pun harus berbagi satu poin.
Vicario Nilai Juventus Pantas Mendapatkan Tiga Poin
Hasil imbang tersebut membuat Vicario merasa kecewa. Ia menilai Juventus telah memberikan respons yang baik, khususnya setelah turun minum, sehingga hasil akhir tidak sepenuhnya mencerminkan usaha timnya di lapangan.
Dikutip dari situs UEFA, Vicario mengakui hasil tersebut terasa mengecewakan apabila melihat penampilan Juventus pada paruh kedua pertandingan.
“Hasil ini tentu terasa pahit jika melihat performa kami di babak kedua. Kami layak menang, namun kenyataannya tidak demikian; kini kami harus segera bangkit dan mengalihkan fokus ke pertandingan berikutnya,” ujar Vicario.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Juventus sebenarnya memiliki keyakinan untuk mengamankan kemenangan. Namun, dominasi permainan yang mereka bangun belum cukup untuk menghasilkan gol ketiga yang dibutuhkan.
Dominasi Juventus Belum Berbuah Gol Penentu
Secara statistik, Juventus memang terlihat lebih aktif dalam membangun serangan. Tuan rumah mencatatkan penguasaan bola sebesar 52 persen, sedangkan Rennes memiliki 43 persen. Juventus juga melepaskan 14 tembakan, lebih banyak dibandingkan sembilan percobaan yang dibuat tim tamu.
Meski unggul dalam sejumlah aspek tersebut, Juventus tetap kesulitan memaksimalkan peluang menjadi gol. Rennes mampu mempertahankan kedudukan hingga peluit panjang dibunyikan.
Vicario juga mengakui bahwa timnya menghadapi tantangan ketika berhadapan dengan lawan yang memiliki kekuatan fisik.
“Hari ini kami menghadapi beberapa kendala saat melawan tim yang kuat secara fisik, tetapi kami telah berupaya semaksimal mungkin untuk meraih kemenangan. Kami bisa memetik hal-hal positif dari respons yang kami tunjukkan dan terus melangkah ke depan,” jelasnya.
Tambahan satu poin membuat Juventus menempati peringkat ketujuh dengan koleksi tujuh poin dari tiga pertandingan. Kini, Bianconeri perlu segera memperbaiki efektivitas serangan agar kegagalan mengamankan kemenangan seperti saat melawan Rennes tidak kembali terulang pada laga berikutnya.









