— IHSG kembali memasuki perdagangan Jumat (11/9/2026) dengan tekanan dari pasar global. Sejumlah indeks saham Asia-Pasifik bergerak melemah pada awal perdagangan, sementara Wall Street memperpanjang koreksi di tengah kekhawatiran inflasi akibat lonjakan harga minyak.

Pada perdagangan sebelumnya, IHSG merosot 88,8 poin atau 1,33% ke level 6.589,3. Sentimen eksternal tersebut membuat investor perlu lebih selektif dalam menentukan posisi, terutama untuk strategi trading jangka pendek. Sejumlah sekuritas pun telah menyiapkan saham pilihan beserta level entry, target harga, dan batas risiko.

Mandiri Sekuritas Pilih AMMN, BBCA dan INDY

Mandiri Sekuritas memberikan tiga rekomendasi saham untuk perdagangan hari ini. Saham pertama adalah AMMN dengan rekomendasi Buy. Setelah ditutup di level 4.810, AMMN memiliki target 4.910 dengan stop loss atau reversal di 4.760.

Berikutnya terdapat BBCA yang juga memperoleh rekomendasi Buy. Saham tersebut ditutup pada 6.425 dan memiliki target harga 6.550. Investor dapat memperhatikan level 6.350 sebagai support sekaligus batas stop loss.

INDY menjadi pilihan ketiga dari Mandiri Sekuritas. Dengan harga penutupan 2.880, saham ini direkomendasikan Buy dengan target 2.930. Area 2.850 menjadi level support sekaligus batas risiko apabila tekanan jual berlanjut.

BNI Sekuritas Soroti Saham Energi

BNI Sekuritas memberikan enam pilihan dengan strategi yang beragam. MEDC direkomendasikan Spec Buy pada 1.530-1.570 dengan cut loss di bawah 1.530 dan target 1.600-1.650.

ELSA juga masuk radar melalui strategi Spec Buy pada 710-730. Cut loss ditempatkan di bawah 700, sedangkan target terdekat berada di 750-770.

Untuk BULL, strategi yang digunakan adalah Buy on Weakness pada 418-422, dengan cut loss di bawah 408 dan target 428-434. AMMN kembali direkomendasikan Spec Buy pada 4.800-4.810, cut loss 4.750, serta target 4.900-4.930.

Dua saham lainnya adalah BIPI dan ENRG. BIPI mendapat strategi Buy on Weakness pada 145-149 dengan target 156-162 dan cut loss di bawah 141. ENRG direkomendasikan Spec Buy di 1.460, dengan target 1.490-1.530 dan cut loss di bawah 1.410.

MNC Sekuritas Beri Empat Pilihan Trading

MNC Sekuritas merekomendasikan CDIA dengan strategi Trading Buy pada 695-705. Target harga berada di 730 dan 760, sedangkan stop loss di bawah 690.

DEWA memperoleh strategi Buy on Weakness pada 366-396 dengan target 496 dan 530. Batas stop loss berada di bawah 358.

UNTR juga masuk daftar dengan strategi Buy on Weakness pada 25.800-26.225. Targetnya 27.400 dan 27.925, sementara stop loss berada di bawah 25.475.

Sementara itu, AADI direkomendasikan Sell on Strength pada 12.550-12.625. MNC Sekuritas memperkirakan saham tersebut masih berisiko mengalami koreksi menuju area 10.950-11.400.

Dengan kondisi IHSG yang masih rentan, level entry dan batas risiko menjadi perhatian penting bagi trader sebelum mengambil posisi.