Michael Carrick tidak berusaha menghindar dari tanggung jawab setelah Manchester United menelan kekalahan telak 1-4 dari Como dalam lanjutan Liga Champions. Manajer Setan Merah itu mengakui penampilan timnya jauh dari harapan dan menyebut hasil tersebut sebagai sesuatu yang tidak bisa diterima.
Manchester United menyerah saat bertandang ke Stadion Giuseppe Sinigaglia, Rabu (21/10/2026). Nico Paz membuka keunggulan Como ketika pertandingan baru berjalan dua menit. Setelah jeda, Anastasios Douvikas, Paz, dan Jacobo Ramon menambah tiga gol, sedangkan MU hanya mampu membalas melalui Joshua Zirkzee pada masa injury time.
Carrick Mengambil Tanggung Jawab atas Kekalahan MU
Kekalahan dari Como semakin memperburuk situasi Manchester United. Hasil tersebut menjadi kekalahan kedua mereka di Liga Champions musim ini setelah sebelumnya tumbang 0-2 dari Atletico Madrid. MU kini menempati peringkat ke-20 dengan koleksi tiga poin, hanya berada sedikit di atas zona playoff.
Carrick menyadari hasil buruk tersebut tidak bisa dilepaskan dari tanggung jawabnya sebagai manajer. Ia menegaskan bahwa seluruh aspek permainan tim berada dalam pengawasannya, sehingga dirinya harus menerima konsekuensi atas penampilan yang ditunjukkan para pemain.
“Ini lebih dari sekadar mengecewakan. Menurut saya, semua orang harus bertanggung jawab atas hal ini. Saya bertanggung jawab penuh, 100 persen, atas tim secara keseluruhan dan performa yang ditampilkan—semuanya bermuara pada saya,” ujar Carrick kepada TNT Sports.
Ia juga menilai penampilan Manchester United dalam pertandingan tersebut tidak mencerminkan standar yang seharusnya dimiliki klub. Sebagai sosok yang telah lama mendukung MU, Carrick mengaku sulit menerima performa buruk yang diperlihatkan timnya.
Michael Carrick Minta Maaf kepada Suporter
Selain mengakui kesalahan tim, Carrick menyampaikan permintaan maaf kepada para pendukung Manchester United yang telah melakukan perjalanan ke Italia untuk menyaksikan pertandingan tersebut secara langsung.
Menurutnya, suporter memiliki peran penting bagi klub dan pantas mendapatkan penampilan yang jauh lebih baik. Ia memahami kekecewaan mereka setelah melihat MU kesulitan menghadapi Como sepanjang pertandingan.
“Saya sangat peduli kepada para fan. Mereka adalah denyut nadi klub ini dan akan selalu demikian. Mereka telah menempuh perjalanan jauh, jadi saya harus meminta maaf atas performa tadi,” kata Carrick.
Ia menegaskan tidak ada alasan yang bisa membenarkan penampilan Manchester United dalam kekalahan tersebut. Pernyataan itu sekaligus menunjukkan besarnya kekecewaan di kubu Setan Merah setelah kembali gagal meraih hasil positif.
Masa Depan Carrick dan Tantangan Melawan Bournemouth
Tekanan terhadap Carrick semakin meningkat karena Manchester United belum meraih kemenangan dalam tujuh pertandingan terakhir di seluruh kompetisi. Meski demikian, ia memilih tidak membahas apakah masih memperoleh dukungan penuh dari manajemen klub.
“Ini bukan soal saya. Ini soal mengevaluasi pertandingan dan bagaimana pertandingan tersebut berjalan. Itulah hal yang terpenting saat ini,” tegasnya.
Manchester United kini harus segera berbenah sebelum kembali tampil di Premier League. Mereka dijadwalkan menjamu Bournemouth pada Minggu (25/10/2026) pukul 21.00 WIB.
Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi MU untuk menghentikan tren negatif. Apalagi, mereka juga masih tertahan di peringkat ke-13 klasemen liga domestik dengan tujuh poin dari tujuh pertandingan. Hasil melawan Bournemouth pun berpotensi menjadi ujian penting bagi Carrick dan anak asuhnya.









