— Pergerakan pasar saham Indonesia pada awal perdagangan Rabu, 16 September 2026 berlangsung cukup dinamis. IHSG berhasil bergerak ke zona hijau, sementara sejumlah saham mencatat kenaikan tajam dan langsung masuk jajaran top gainers.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG menguat 37,82 poin atau 0,59% ke level 6.498,98 dalam satu jam pertama perdagangan. Indeks sempat bergerak dalam rentang 6.445 hingga 6.535. Aktivitas transaksi juga cukup ramai dengan 7,38 miliar saham berpindah tangan senilai Rp3,38 triliun melalui 566.221 transaksi.

IHSG Menguat, Mayoritas Saham Bergerak Positif

Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 329 saham berada di zona penguatan. Sementara itu, 236 saham mengalami penurunan dan 217 saham lainnya bergerak stagnan.

Kinerja tersebut menunjukkan sentimen positif masih terlihat pada sebagian besar saham di awal sesi. Indeks LQ45 yang berisi saham-saham berkapitalisasi besar juga mencatat kenaikan, meski relatif terbatas sebesar 0,16%.

Pergerakan IHSG tersebut berlangsung ketika bursa saham Asia cenderung berada dalam tekanan. Nikkei Jepang turun 0,14%, Shanghai Composite China melemah 0,04%, sedangkan Hang Seng Hong Kong terkoreksi 0,06%. Di sisi lain, Straits Times Singapura menjadi salah satu indeks yang menguat dengan kenaikan 0,25%.

TIFA dan UANG Melonjak hingga Batas ARA

Penguatan paling mencolok terlihat pada sejumlah saham lapis tertentu yang masuk jajaran top gainers. Dua emiten bahkan mencatat kenaikan hingga menyentuh batas auto rejection atas atau ARA.

PT KDB Tifa Finance Tbk (TIFA) menjadi salah satu saham dengan lonjakan terbesar. Harga saham TIFA naik 24,84% menjadi Rp382. Kenaikan tersebut membuat pergerakannya mencapai batas ARA pada sesi awal perdagangan.

PT Pakuan Tbk (UANG) juga mencatat lonjakan 24,33% ke level Rp4.190. Saham UANG menjadi emiten kedua yang menyentuh batas ARA di antara jajaran saham dengan kenaikan tertinggi.

DPUM hingga KOPI Ikut Menguat Tajam

Selain TIFA dan UANG, sejumlah saham lain juga membukukan kenaikan dua digit. PT Dua Putra Utama Makmur Tbk (DPUM) naik 21,74% menjadi Rp168.

Selanjutnya, PT Gaya Abadi Sempurna Tbk (SLIS) menguat 20,73% ke Rp99. PT Mitra Energi Persada Tbk (KOPI) juga masuk daftar saham dengan penguatan signifikan setelah naik 19,8% menjadi Rp242.

Lonjakan harga pada saham-saham tersebut turut memperlihatkan adanya aktivitas perdagangan yang kuat pada awal sesi, meski arah pergerakan selanjutnya tetap bergantung pada dinamika transaksi hingga penutupan.

SAPX Berada di Tekanan Jual

Di tengah dominasi saham penguat, PT Satria Antaran Prima Tbk (SAPX) justru bergerak berlawanan arah. Saham tersebut turun tajam 14,88% menjadi Rp366.

Penurunan SAPX menempatkannya dalam jajaran top losers pada awal perdagangan. Perbedaan pergerakan yang lebar antara saham top gainers dan top losers menunjukkan volatilitas pasar masih cukup tinggi pada sesi pagi.