5 Startup di Indonesia dengan valuasi terbesar

Valuasi, nilai ekonomi dari sebuah bisnis, sedangkan startup adalah bisnis baru yang berpotensi untuk berkembang pesat.

Editor: Hendrik Syah
Bagikan:


Berbicara startup di Indonesia, bisnis ini sangat tumbuh pesat dalam kurung waktu satu dekade. Indonesia digadang-gadang selalu mencetak perusahaan rintisan atau startup terbanyak di Asia Tenggara.

Buktinya tercatat ada lima startup terbesar di Asia Tenggara berada di Indonesia. Lima startup itu memiliki valuasi yang beragam mulai dari USD2,5 miliar hingga USD10 miliar.

Secara sederhanya valuasi ialah nilai ekonomi dari sebuah bisnis, sedangkan startup adalah bisnis baru yang berpotensi untuk berkembang pesat.

Dengan demikian startup harus mengembangkan ekosistem, menawarkan produk serta menciptakan layanan baru kepada penggunanya.

Adapun perusahaan yang memiliki valuasi di atas USD 1 miliar disebut unicorn dan perusahaan yang memiliki valuasi diatas USD 10 miliar decacorn.

Lantas berapa valuasi yang dimiliki para startup yang telah berkontribusi di Indonesia? Berikut ulasan lima startup Indonesia dengan valuasi terbesar yang dirangkum TOPIK.ID dari jurnal SeeAsia, Selasa (6/10/2020).
[cut]


1. Grab
 
Grab didirikan pada 2012 oleh Anthony Tan dan Tan Hooi Ling. Berawal dari layanan transportasi, Grab saat ini mempunyai layanan lainnya seperti pengantaran makanan dan pembayaran yang diakses lewat aplikasimobile. 

Grab tercatat memiliki valuasi perusahaan sebesar USD13,3 miliar sehingga menjadi decacorn pertama di Asia Tenggara. Grab merupakan platform layananon demandyang bermarkas di Singapura.
 
2. Gojek
 
Gojek merupakan perusahaan teknologi asal Indonesia yang melayani angkutan melalui jasa ojek. 

Gojek didirikan pada 2010 di Jakarta oleh Nadiem Makarim  yang sekarang menjabat sebagai menteri di kabinet Joko Widodo.
 
Gojek juga menyediakan jasa transportasi ojek dan mempunyai ekosistem  layanan lainnya serta pembayaran digital bernama Gopay. 

Tak hanya beroperasi di Indonesia, Gojek kini tersedia di Thailand, Vietnam, dan Singapura. Valuasi Gojek kini mencapai USD10 miliar dan menjadi perusahaan dengan valuasi terbesar se Indonesia.


3. Traveloka
 
Traveloka merupakan perusahaan penyedia layanan pemesanan tiket pesawat dan hotel secara daring dengan fokus perjalan domestik di Indonesia. 

Saat ini Traveloka sebagai perusahaan rintisan memiliki valuasi perusahaan terbesar yakni USD3 miliar.
 
Traveloka didirikan pada 2012 lalu oleh Ferry Unardi, Derianto Kusuma, dan Albert Zhang. 

Traveloka kini mengembangkan bisnisnya dan sejak 2015 perusahaan mulai berekspansi ke sejumlah negara di Asia Tenggara seperti Singapura, Malaysia, Vietnam, Thailand, dan Filipina.
[cut]


4. OVO
 
OVO atau PT Visionet Internasional merupakan layanan keuangan digital asal Indonesia yang mempermudah pengguna untuk bertransaksi dimerchant.

Jumlah valuasi perusahaan saat ini sebesar USD2,9 miliar. 
 

5. Bukalapak

Bukalapak merupakan platform belanja online Indonesia yang didirikan oleh Achmad Zaky, Nugroho Herucahyono, dan Muhamad Fajrin Rasyid pada 2010. 

Bukalapak juga menjadi media yang memungkinkan para pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) untuk merambah ke dunia maya.
 
Pada 2017 Bukalapak menjadi salah satu startup unicorn asal tanah air. Kemudian dengan perkembangan bisnis valuasi Bukalapak terus bertambah sehingga saat ini menjadi USD2,5 miliar. 

Seperti dikethui Bukalapak berfokus pada UMKM, Bukalapak telah memiliki lebih dari 4,5 juta pedagang online, 70 juta pengguna aktif bulanan, 1,9 juta mitra warung.
Bagikan:
Komentar

Terbaru