Buat konten pakai AI, TikTok berlakukan tanda label

Tamara

TikTok mulai secara otomatis memberi label pada konten yang dihasilkan AI atau ketika diunggah dari platform tertentu lainnya.

TikTok memberikan tanda label pada konten yang dibuat dengan AI | foto: tiktok.com
Penggunaan artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan dalam konten digital semakin merambah berbagai platform, termasuk media sosial seperti TikTok. Salah satu inovasi terbaru yang diterapkan oleh TikTok adalah penggunaan tanda label otomatis pada konten yang dibuat oleh AI.

Pihak TikTok menyampaikan kabar terbaru mengenai upaya berkelanjutan untuk membantu para kreator mengekspresikan kreativitas konten kreator secara aman dan bertanggung jawab dengan konten yang dihasilkan AI atau AI-generated content (AIGC). 

Platform media sosial video pendek itu mulai secara otomatis memberi label pada konten yang dihasilkan AI atau ketika diunggah dari platform tertentu lainnya. Untuk melakukan hal ini, pihak TikTok bermitra dengan Coalition for Content Provenance and Authenticity (C2PA) dan menjadi platform berbagi video pertama yang menerapkan teknologi Kredensial Konten mereka. 
"Untuk membantu komunitas kami menavigasi AIGC dan misinformasi online, kami juga meluncurkan sumber daya literasi media baru, yang kami kembangkan dengan panduan dari para ahli termasuk MediaWise  dan WITNESS," keterangan pihak TikTok di blog resminya, baru-baru ini.
Selain itu, TikTok juga merincikan berinvestasi dalam transparansi seiring berkembangnya AI, memberikan peluang kreatif yang luar biasa, namun dapat membingungkan atau menyesatkan pemirsa jika mereka tidak mengetahui bahwa konten tersebut dibuat oleh AI. 

"Pelabelan membantu memperjelas konteks tersebut—itulah sebabnya kami memberi label AIGC yang dibuat dengan efek AI TikTok, dan mewajibkan pembuat konten untuk memberi label AIGC yang realistis selama lebih dari setahun. Kami juga membuat alat pertama yang membuat hal ini mudah dilakukan, yang telah digunakan oleh lebih dari 37 juta pembuat konten sejak musim gugur lalu," jelas pihak TikTok.

Guna memperluas pelabelan otomatis ke AIGC yang dibuat di beberapa platform lain dengan meluncurkan kemampuan membaca Kredensial Konten, sebuah teknologi dari Koalisi untuk Asal dan Keaslian Konten (C2PA) . 

"Kredensial Konten melampirkan metadata ke konten, yang dapat kami gunakan untuk mengenali dan memberi label AIGC secara instan. Kemampuan ini mulai diluncurkan hari ini pada gambar dan video, dan akan segera hadir pada konten audio saja," jelasnya.
Share:
Konten berbasis data.
Kategori konten paling banyak dibaca.
Bisnis Terkini
Lihat semua
Komentar
Login ke akun RO untuk melihat dan berkomentar.

Terkini

Indeks