Fix! Honda terjun sepenuhnya ke pasar EV, target 100% di tahun 2040

Hendrik Syahputra

Honda mempunyai target 100% untuk produk EV dan FCEV dari penjualan kendaraan globalnya pada tahun 2040.

Toshihiro Mibe selaku Director, President and Representative Executive Officer (Global CEO) Honda Motor Co., Ltd | foto: @honda-indonesia
Perusahaan otomotif asal Jepang, Honda Motor Co., Ltd. menegaskan komitmennya untuk memenuhi target pencapaian 100% terhadap produk elektrifikasinya pada tahun 2040. 

Dari penelusuran topik.id, Rabu (22/5/2024) dari laman resmi honda-indonesia.com menjelaskan untuk mewujudkan hal tersebut, Honda mengumumkan berbagai pendekatan komprehensif yang mencakup penetapan target untuk penjualan Electric Vehicle (EV) atau kendaraan listrik, restrukturisasi pengadaan dan produksi untuk mengurangi biaya, memperkenalkan model EV yang inovatif, dan melakukan investasi finansial yang signifikan. 

Hal ini diutarakan oleh Toshihiro Mibe selaku Director, President and Representative Executive Officer (Global CEO) Honda Motor Co., Ltd dalam siaran persnya di laman resmi honda-indonesia.com.

Pendekatan komprehensif yang pertama mencakup penetapan target untuk penjualan EV, Honda tetap percaya bahwa kendaraan listrik adalah solusi paling efektif untuk produk mobilitas kecil seperti sepeda motor dan mobil. 
"Honda mempunyai target 100% untuk produk EV dan FCEV dari penjualan kendaraan globalnya pada tahun 2040 dimana hal ini tidak berubah. Honda juga melihat pada periode popularisasi EV, membangun merek EV yang kuat serta fondasi bisnis EV yang kokoh sebagai perspektif jangka menengah hingga jangka Panjang Honda," terangnya.
Kemudian pendekatan komprehensif yang kedua adalah hal untuk merestrukturisasi pengadaan dan produksi untuk mengurangi biaya, fokus utama Honda pada produksi baterai. Honda berupaya untuk mengurangi biaya produksi baterai di Amerika Utara dengan target lebih dari 20% dibandingkan dengan biaya saat ini pada tahun 2030. 

Honda juga akan membangun struktur bisnis yang kompetitif dengan tujuan mengurangi biaya produksi keseluruhan sekitar 35%. Honda sudah memiliki pandangan positif untuk mengamankan produksi baterai yang cukup untuk memenuhi sekitar 2 juta unit EV per tahun.

Selain itu, Honda juga akan memperkenalkan model EV yang inovatif sebagai pendekatan komprehensif ketiga, dimana pada ajang CES 2024 lalu, Honda sudah memulai pengenalan kendaraan listrik yang unik serta atraktif dimulai dari Honda 0 Series. 

"Model ini akan berperan penting dalam strategi mobil EV Honda. Dengan pendekatan baru “Thin, Light, Wise”, Honda meluncurkan 2 model konsep yaitu Saloon dan Space-Hub dimana model ini akan diproduksi massal pada tahun 2026 untuk pasar Amerika Utara dan kemudian secara global. Setelah itu diikuti model lainnya mulai dari ukuran kecil hingga besar, total akan ada tujuh model," ungkapnya.

Untuk model hybrid-electric (e:HEV), yang permintaannya kuat di pasar saat ini, Honda akan lebih memperluas lini produknya secara global. Honda juga akan memperkenalkan 10 model EV pada tahun 2027 dan menargetkan 100% penjualan mobil EV pada tahun 2035 di Tiongkok. Dan tahun 2024 ini, Honda meluncurkan Seri “Ye”, mendampingi Seri e:N yang sudah mulai dijual saat ini.

Sedangkan di Jepang, Honda akan mulai dengan produk mini-EV komersial yaitu N-VAN e: yang akan mulai dijual pada musim gugur tahun 2024. Honda juga akan memperkenalkan secara bertahap mini-EV untuk mobil pribadi pada tahun 2025 serta kendaraan listrik mini yang menekankan fun to drive pada tahun 2026.

Market di Indonesia.

Honda juga akan melakukan investasi finansial yang signifikan sebagai pendekatan komprehensif berikutnya dimana Honda berencana untuk menginvestasikan sekitar 10 triliun Yen.

Untuk pengadaan berbagai sumber daya untuk mendukung tercapainya popularitas periode EV selama periode 10 tahun hingga tahun 2031.

Di Indonesia sendiri, Honda telah memasuki era elektrifikasi dengan meluncurkan dua produk hybridnya yaitu All New Honda CR-V RS e:HEV dan All New Honda Accord RS e:HEV. 

Sementara itu, untuk kendaraan listrik, Honda memasuki tahap riset dan pengenalan dimana sebagai bagian dari riset tersebut Honda telah melakukan kolaborasi bersama Universitas Indonesia dan Pertamina. 

Kemudian untuk tahap pengenalan, Honda berkolaborasi dengan Jakarta Good Guide untuk berkeliling Jakarta menggunakan produk teknologi elektrifikasi dari Honda.
Apakah konten ini bermanfaat?
Dukung dengan memberikan satu kali kontribusi.

Share:
Konten berbasis data.
Kategori konten paling banyak dibaca.


Bisnis Terkini
Lihat semua
Komentar
Login ke akun RO untuk melihat dan berkomentar.

Terkini

Indeks