Manfaatkan AI, Google prediksikan ekonomi Indonesia meroket

Dharma Putra

Google tidak merincikan besaran angka spesifik terkait investasinya di Indonesia.

Gelaran Google AI untuk Indonesia Emas | foto: Google Indonesia
Teknologi kecerdasan buatan (AI) diprediksikan akan memainkan peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. 

Google, raksasa teknologi global, baru-baru ini meluncurkan sebuah laporan yang memprediksikan bahwa AI dapat meningkatkan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia hingga 13% pada tahun 2030.

Laporan tersebut, berjudul 'Agenda Peluang Kecerdasan Artifisial untuk Indonesia Emas 2045' menguraikan berbagai cara AI dapat digunakan untuk meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan inovasi di berbagai sektor.

Sementara itu, dari penelusuran topik.id, Selasa (4/6/2024) dari laman resmi Google Indonesia, mengungkapkan dengan penduduk berusia muda yang inovatif dan positif terhadap teknologi, kondisi Indonesia sangat mendukung untuk memanfaatkan peluang AI. 
"Teknologi AI mempunyai potensi untuk membantu keseharian kita, memungkinkan inovasi dan peningkatan kesejahteraan, serta memberikan manfaat bagi orang-orang di mana pun," keterangan Google Indonesia yang diposting di blog resminya, dikutip, Selasa (4/6/2024). 
Google juga mengutarakan jika digunakan optimal, AI bisa menjadi kekuatan yang ampuh untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045. 

Teknologi ini telah membantu menghadapi beberapa tantangan terbesar, dari masalah kesehatan hingga perubahan iklim, sekaligus juga memiliki potensi dampak ekonomi yang signifikan. 

"Penelitian memperkirakan bahwa penggunaan AI akan meningkatkan manfaat ekonomi bagi Indonesia hingga sebesar Rp2.612 triliun (US$167 miliar) pada 2030. Angka ini setara dengan hampir 13% PDB Indonesia tahun 2022. Namun, realisasi potensi penuh AI akan bergantung pada keputusan yang kita ambil saat ini," terang Google kembali.

Google juga mengumumkan di acara Google AI untuk Indonesia Emas 2045, meluncurkan Agenda AI Opportunity untuk Indonesia Emas 2045 yang menguraikan area fokus bagi pembuat kebijakan, dunia usaha, dan masyarakat sipil di Indonesia tentang cara memanfaatkan AI untuk mencapai visi tersebut. 

Sayangnya, dari laporan 'Agenda Peluang Kecerdasan Artifisial untuk Indonesia Emas 2045' Google tidak merincikan besaran angka spesifik terkait investasinya di Indonesia. 

Sebelumnya, Google telah mengumumkan investasi sebesar US$ 2 miliar untuk membangun pusat data baru di Malaysia. Langkah strategis ini diharapkan akan memperkuat infrastruktur digital di kawasan Asia Tenggara, serta memperkuat posisi Malaysia sebagai hub teknologi di kawasan ini.

Investasi besar-besaran ini menegaskan komitmen Google dalam mengembangkan ekosistem digital yang lebih kuat dan andal di Asia Tenggara. Pusat data baru ini akan menyediakan layanan cloud yang lebih cepat, aman, dan handal yang didukung artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan untuk berbagai perusahaan dan individu di Malaysia dan sekitarnya.

Hal ini diumumkan di laman resmi Google Cloud, Kamis (30/5/204) investasi diperkirakan akan memberikan dampak ekonomi positif sebesar lebih dari US$3,2 miliar dan membuka lapangan kerja bagi 26.500 orang pada tahun 2030.
Apakah konten ini bermanfaat?
Dukung dengan memberikan satu kali kontribusi.

Share:
Konten berbasis data.
Kategori konten paling banyak dibaca.


News Terkini
Lihat semua
Komentar
Login ke akun RO untuk melihat dan berkomentar.

Terkini

Indeks