TOPIK.ID — Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memperketat pengawasan terhadap sejumlah saham yang menunjukkan pola perdagangan tidak biasa. Pada Kamis (10/9/2026), bursa memasukkan lima emiten ke dalam radar Unusual Market Activity (UMA) menyusul pergerakan harga dan transaksi yang dinilai berada di luar pola normal.
Lima saham tersebut adalah PT Pool Advista Finance Tbk (POLA), PT Green Power Group Tbk (LABA), PT Planet Properindo Jaya Tbk (PLAN), PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG), serta PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE). Pergerakan kelima saham tersebut cukup beragam, mulai dari lonjakan tajam hingga penurunan dalam.
Lima Emiten Masuk Pemantauan Bursa
BEI menjelaskan pengumuman UMA tidak secara otomatis menunjukkan bahwa telah terjadi pelanggaran terhadap ketentuan pasar modal. Status tersebut merupakan bagian dari mekanisme pemantauan bursa ketika terdapat aktivitas perdagangan atau pergerakan harga yang dianggap tidak biasa.
Data kinerja harga menunjukkan POLA mengalami kenaikan 39,6% selama sebulan terakhir. Jika dihitung sejak awal tahun, saham tersebut telah menguat 47,2%.
Sementara itu, LABA mencatat kenaikan 42,7% dalam satu bulan. Namun, secara year to date (ytd), saham tersebut masih berada di zona negatif dengan penurunan 13,8%.
Pergerakan lebih agresif terlihat pada PLAN. Saham ini melonjak 110,5% dalam sebulan dan telah menguat 77,7% sejak awal 2026.
UDNG Justru Mengalami Penurunan Tajam
Berbeda dengan empat saham lainnya, UDNG justru menjadi emiten dengan pergerakan negatif paling besar dalam daftar UMA tersebut.
Saham UDNG tercatat merosot 46,9% dalam satu bulan terakhir. Tekanan semakin terlihat jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, ketika saham tersebut telah ambles 85,9%.
Sementara itu, BIKE bergerak berlawanan dengan UDNG. Saham BIKE telah melejit 93,1% dalam sebulan dan membukukan kenaikan 27,9% sejak awal tahun.
Perbedaan pola tersebut memperlihatkan bahwa masuknya sebuah saham ke dalam radar UMA tidak selalu berkaitan dengan kenaikan harga. Penurunan ekstrem maupun perubahan pola transaksi yang tidak biasa juga dapat menjadi perhatian bursa.
Investor Diminta Cermati Informasi Emiten
Dalam pengumumannya, BEI menyatakan masih mencermati perkembangan pola transaksi pada kelima saham tersebut. Bursa juga mengingatkan investor untuk tidak hanya melihat perubahan harga ketika mengambil keputusan investasi.
Investor diharapkan memperhatikan tanggapan emiten atas permintaan konfirmasi yang disampaikan BEI. Selain itu, kinerja perusahaan dan keterbukaan informasi juga perlu menjadi bahan pertimbangan.
BEI turut mengingatkan investor agar mengkaji kembali rencana corporate action yang belum memperoleh persetujuan RUPS. Berbagai kemungkinan yang dapat muncul di kemudian hari juga perlu diperhitungkan sebelum investor mengambil posisi.
Dengan masuknya POLA, LABA, PLAN, UDNG, dan BIKE ke radar UMA, pelaku pasar perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap volatilitas serta memastikan keputusan investasi didasarkan pada informasi yang memadai.
Ikuti TOPIK.ID
