Topik.id — Kualitas udara di sejumlah kota di Indonesia tengah menjadi perhatian setelah pemantauan indeks kualitas udara atau Air Quality Index (AQI) menunjukkan angka cukup tinggi. Pekanbaru, Riau, menjadi salah satu kota yang masuk dalam daftar tersebut bersama sejumlah daerah lainnya di Pulau Sumatera dan Jawa.
Berdasarkan data AQI⁺ US yang digunakan dalam pemantauan, Pontianak menempati posisi teratas dengan nilai AQI mencapai 379. Sementara itu, Pekanbaru berada di peringkat keempat dengan skor 219, berada di bawah Palembang dan Jambi.
10 Kota Dengan AQI Tertinggi Di Indonesia
Data pemantauan menunjukkan adanya perbedaan tingkat kualitas udara di sejumlah kota. Berikut 10 wilayah dengan nilai AQI tertinggi ketika data tersebut dihimpun:
- Pontianak, Kalimantan Barat – AQI 379
- Palembang, Sumatera Selatan – AQI 270
- Jambi, Jambi – AQI 264
- Pekanbaru, Riau – AQI 219
- Tangerang Selatan, Banten – AQI 180
- Serpong, Jawa Barat – AQI 177
- Jakarta – AQI 170
- Surabaya, Jawa Timur – AQI 160
- Tangerang, Banten – AQI 156
- Bogor, Jawa Barat – AQI 119
Pontianak mencatat selisih cukup jauh dibandingkan kota lain dengan skor AQI 379. Palembang kemudian berada di posisi kedua dengan nilai 270, sedangkan Jambi menempati peringkat ketiga dengan AQI 264.
Pekanbaru Masuk Peringkat Keempat
Pekanbaru menjadi salah satu kota yang perlu mendapat perhatian karena nilai AQI tercatat mencapai 219. Posisi tersebut menempatkannya di peringkat keempat dalam daftar pemantauan.
Kondisi kualitas udara di Pekanbaru juga sebelumnya menjadi perhatian seiring adanya potensi kabut asap. Namun, posisi dalam daftar AQI tidak bersifat permanen karena angka yang ditampilkan dapat berubah mengikuti kondisi atmosfer dan konsentrasi polutan.
Pontianak Catat Angka AQI Paling Tinggi
Pontianak menjadi wilayah dengan nilai AQI tertinggi dalam data yang digunakan. Skor 379 menunjukkan angka indeks yang jauh lebih tinggi dibandingkan kota-kota lain yang masuk dalam daftar.
Perbedaan tersebut memperlihatkan bahwa kualitas udara dapat mengalami kondisi yang berbeda pada waktu dan lokasi tertentu. Faktor cuaca, pergerakan angin, serta konsentrasi polutan menjadi beberapa hal yang dapat memengaruhi hasil pemantauan.
AQI Menggambarkan Kondisi Udara Saat Pemantauan
AQI merupakan indeks yang digunakan untuk memberikan gambaran mengenai kondisi kualitas udara berdasarkan tingkat polutan yang terukur. Semakin tinggi angkanya, semakin besar perhatian yang perlu diberikan terhadap kondisi udara.
Meski demikian, angka AQI harus dibaca berdasarkan waktu pengukuran. Nilai yang tercatat pada satu periode tidak dapat dijadikan gambaran permanen untuk kondisi udara sepanjang hari.
Pemantauan Kualitas Udara Bisa Dilakukan Secara Real-Time
Masyarakat dapat mengikuti perubahan kualitas udara melalui berbagai platform pemantauan yang menyediakan data AQI secara langsung. Pengguna cukup memilih atau memasukkan nama kota untuk melihat nilai indeks dan informasi polutan yang tersedia.
Pemantauan secara berkala menjadi penting karena peringkat kota dapat berubah sewaktu-waktu. Perubahan cuaca, arah angin dan konsentrasi polutan dapat membuat angka AQI mengalami kenaikan maupun penurunan.
Karena itu, daftar 10 kota tersebut sebaiknya dipahami sebagai gambaran kondisi kualitas udara pada saat data dikumpulkan, bukan sebagai peringkat tetap kota dengan kualitas udara terburuk di Indonesia.
