Topik.id — Masyarakat kini dapat memeriksa posisi kesejahteraan keluarga atau desil secara mandiri dengan memanfaatkan Nomor Induk Kependudukan yang tertera pada KTP. Pengecekan tersebut bisa dilakukan secara daring melalui portal resmi Cek Bansos yang dikelola oleh Kementerian Sosial.
Melalui pengecekan ini, warga dapat mengetahui status posisi keluarga mereka di dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional. Kendati demikian, posisi desil tersebut sifatnya tidak kaku dan dapat mengalami perubahan sewaktu-waktu.
Apakah Posisi Desil Bisa Berubah?
Desil merupakan metode pengelompokan yang membagi tingkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat ke dalam sepuluh tingkatan berbeda. Pembaruan data ini dilakukan secara berkala oleh lembaga pemerintah yang berwenang di bidang statistik.
DTSEN sendiri dibangun dengan menggabungkan berbagai sumber data resmi serta dipadankan langsung dengan data kependudukan. Oleh sebab itu, pergeseran posisi desil sangat dimungkinkan terjadi seiring dengan pemutakhiran data secara berkelanjutan.
Langkah Pembaruan Jika Data Tidak Sesuai
Bagi warga yang mendapati hasil penentuan desil tidak mencerminkan kondisi riil di lapangan, pemerintah telah menyediakan mekanisme sanggah atau pemutakhiran data. Proses perbaikan ini dapat ditempuh melalui kantor desa atau kelurahan setempat maupun lewat dinas sosial.
Selain mendatangi kantor instansi terkait, perbaikan data juga dapat diajukan secara mandiri melalui aplikasi resmi Cek Bansos Kemensos. Setelah usulan disampaikan, BPS akan melakukan perhitungan ulang secara berkala untuk menyesuaikan data dengan realitas sosial ekonomi masyarakat.
Fungsi dan Pemanfaatan Data Desil
Pemerintah menggunakan data pengelompokan desil sebagai acuan utama dalam menentukan sasaran berbagai program perlindungan sosial. Sebagai gambaran, kelompok masyarakat yang berada di rentang Desil 1 sampai Desil 4 umumnya diproyeksikan sebagai penerima program bantuan sosial seperti PKH dan Sembako.
Kendati demikian, keberadaan posisi desil tidak serta-merta menjamin seseorang pasti akan mendapatkan bantuan sosial. Penentuan akhir penerima manfaat tetap harus merujuk pada kriteria serta ketentuan teknis dari masing-masing program.
Panduan Praktis Mengecek Desil Lewat Ponsel
Pemeriksaan status desil dapat dikerjakan dengan mudah melalui perangkat gawai. Berikut adalah tahapan pengecekan yang bisa dilakukan:
- Buka laman resmi Cek Bansos Kemensos melalui peramban di ponsel.
- Ketik 16 digit NIK sesuai dengan yang tertera di KTP.
- Masukkan kode verifikasi atau captcha yang muncul di layar.
- Tekan tombol Cari Data.
- Tunggu beberapa saat sampai sistem menampilkan informasi pencarian.
Hasil pencarian tersebut akan menyajikan informasi seputar data serta posisi desil keluarga berdasarkan catatan yang ada pada sistem.
Kaitan Desil dengan Program Bantuan Pemerintah
Posisi desil kerap dijadikan salah satu indikator acuan dalam menentukan prioritas penerima program pemerintah. Kendati demikian, pencantuman kelompok desil tidak menjadi jaminan otomatis bahwa warga pasti menerima jenis bantuan tertentu.
Setiap program bantuan sosial memiliki mekanisme seleksi dan syarat administratifnya masing-masing. Berikut adalah gambaran program bantuan yang kerap dikaitkan dengan kelompok desil:
- Desil 1: Program Keluarga Harapan (PKH).
- Desil 2: Bantuan pangan berupa beras 10 kilogram.
- Desil 3: BLT Dana Desa dan KIS PBI.
- Desil 4: BLT Dana Desa kategori darurat dan KIS PBI.
- Desil 5: Subsidi tarif listrik 450 VA atau 900 VA.
- Desil 6: Program Indonesia Pintar (PIP).
- Desil 7: Kartu Prakerja pada periode gelombang tertentu.
Masing-masing program bantuan tersebut tetap tunduk pada persyaratan dan mekanisme penetapan penerima yang berlaku di instansi penyelenggara.
