PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE), perusahaan yang menaungi Fore Coffee dan Fore Donut, meraih penghargaan Top Corporate Social Responsibility (CSR) of the Year 2026. Pengakuan tersebut diberikan atas berbagai program perusahaan yang berfokus pada lingkungan, sosial, serta penerapan tata kelola bisnis berkelanjutan.
Penghargaan ini diraih ketika FORE tengah mempercepat ekspansi jaringan sekaligus memperbaiki kinerja keuangan. Pada semester I-2026, perseroan mencatat pendapatan Rp1 triliun atau meningkat 52 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Jumlah gerai aktif juga bertambah 44 persen secara tahunan menjadi 377 gerai.
Komitmen Sosial Mengiringi Pertumbuhan Bisnis
Penghargaan Top CSR of the Year 2026 diberikan berdasarkan riset terhadap lebih dari 300 perusahaan dan merek di Indonesia. Penilaian mencakup konsep program, kontribusi yang dihasilkan, hingga dampaknya bagi masyarakat.
Human Capital Director FORE Mercy Aritonang mengatakan penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus menghadirkan program sosial dan lingkungan yang memberikan manfaat nyata.
Menurut Mercy, tanggung jawab sosial perusahaan merupakan bagian dari pilar sosial dalam penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Inisiatif tersebut sekaligus menjadi upaya FORE membangun bisnis berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi komunitas.
Director of Strategy and Corporate Development FORE, M. Fahmi Rachmattulah, menyampaikan bahwa perusahaan ingin menyelaraskan pertumbuhan usaha dengan kontribusi terhadap masyarakat dan lingkungan.
Ia berharap setiap program yang dijalankan menghasilkan efek berganda atau multiplier effect. Dengan demikian, manfaat kegiatan tidak berhenti pada penerima langsung, tetapi dapat meluas melalui keterlibatan berbagai pemangku kepentingan.
EBITDA Tumbuh Lebih Cepat dari Pendapatan
Di sisi keuangan, FORE mencatat pertumbuhan EBITDA sebesar 65 persen secara tahunan menjadi Rp216 miliar pada semester I-2026. Margin EBITDA turut meningkat menjadi 21,5 persen, dibandingkan 19,7 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Peningkatan tersebut menunjukkan perbaikan kemampuan perusahaan menghasilkan keuntungan operasional di tengah penambahan jaringan gerai. Manajemen mengaitkan perkembangan margin dengan peningkatan volume penjualan serta efisiensi biaya seiring membesarnya skala usaha.
Pertumbuhan penjualan gerai yang telah beroperasi atau same store sales growth (SSSG) turut mendukung kinerja tersebut. Ketika volume produk terjual meningkat, biaya tetap pada tingkat gerai dapat ditanggung oleh penjualan yang lebih besar.
Selain itu, FORE menerapkan pendekatan terukur dalam memilih lokasi gerai baru. Perseroan mempertimbangkan potensi produktivitas setiap lokasi agar gerai yang dibuka dapat mencapai tingkat profitabilitas dalam waktu lebih cepat.
FORE Targetkan Tambahan 100 Gerai Baru
FORE menargetkan pembukaan 100 gerai baru sepanjang 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 70 gerai direncanakan untuk Fore Coffee dan 30 gerai untuk Fore Donut.
Target itu melanjutkan ekspansi pada 2025, ketika perusahaan menambah 90 gerai baru. Strategi pengembangan jaringan tersebut diarahkan untuk memperluas jangkauan pasar tanpa mengabaikan efisiensi operasional.
Kinerja keuangan dan penghargaan CSR menjadi dua aspek yang mewarnai perkembangan FORE tahun ini. Perusahaan berupaya menjaga momentum pertumbuhan melalui ekspansi bisnis, peningkatan profitabilitas, serta penerapan prinsip ESG dalam kegiatan operasionalnya.









