Topik.id — Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo menanggapi pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Achmad Hidayat, seorang mantan kader partai tersebut. Ganjar menegaskan bahwa Presiden Jokowi menyatakan tidak memiliki masalah dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
“Kan beliau bilang tidak ada masalah. Ya tidak perlu tanggapan,” ujar Ganjar kepada wartawan di Jakarta pada Senin (14/9/2026), menanggapi pernyataan Jokowi mengenai hubungannya dengan Megawati.
Ganjar mengingatkan pentingnya membedakan urusan politik dengan hubungan antarindividu. Ia juga mengajak seluruh kader PDIP untuk mengalihkan fokus pada isu-isu yang lebih mendesak saat ini.
“Buat PDI Perjuangan yang utama, mari kita kerahkan semua kekuatan untuk menghadapi situasi yang kurang baik pada saat ini: kondisi geopolitik global yang berdampak pada ekonomi nasional, banyaknya bencana yang perlu perhatian semua pihak, dan soal kesejahteraan rakyat yang hari ini banyak dipersoalkan,” jelas Ganjar.
Menyinggung kemungkinan pertemuan antara Jokowi dan Megawati, Ganjar menyatakan bahwa terdapat banyak momen bagi para tokoh politik untuk saling bertemu.
Sebelumnya, Achmad Hidayat diberitakan bertemu dengan Presiden Jokowi di Solo. Pertemuan ini berujung pada pemecatan Hidayat dari PDI Perjuangan pada 4 September 2026, setelah ia menyuarakan rehabilitasi status keanggotaan Jokowi di partai tersebut.
Hidayat mengaku pertemuannya dengan Jokowi hanya sebatas silaturahmi dan berfoto. Ia juga sempat menanyakan kepada Jokowi mengenai keharmonisan hubungan kebangsaan. Dari percakapan tersebut, Hidayat menyampaikan kepada DPP PDIP mengenai pernyataan Jokowi terkait hubungannya dengan Megawati.
“Sekalipun ngobrolnya berdua dengan saya, penyampaiannya (Jokowi) ‘Saya tidak ada masalah dengan Ibu Mega, dan suatu saat nanti mesti akan ketemu.’ Nah, hanya ngobrol itu saja yang saya ungkapkan ke DPP,” cerita Hidayat.
