Marc Marquez berhasil mengamankan posisi start terdepan dalam kualifikasi MotoGP Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island. Pebalap Ducati Lenovo itu mencatatkan waktu tercepat 1 menit 34,203 detik untuk merebut pole position, meskipun sempat terjatuh pada awal sesi yang berlangsung di tengah cuaca tidak menentu.
Persaingan menuju posisi terdepan berlangsung ketat karena hujan sempat turun, berhenti, lalu kembali mengguyur lintasan. Kondisi trek yang setengah basah membuat para pebalap harus cermat menentukan waktu untuk mencatatkan putaran terbaik. Marc mampu memanfaatkan kesempatan pada detik-detik akhir untuk mengamankan posisi pertama.
Marc Marquez Unggul pada Menit-Menit Akhir
Marc menunjukkan kecepatannya ketika sesi kualifikasi memasuki fase penentuan. Meski sempat mengalami kecelakaan, pebalap asal Spanyol tersebut mampu bangkit dan menorehkan waktu terbaik 1 menit 34,203 detik.
Adiknya, Alex Marquez, juga memperbaiki catatan waktunya menjelang akhir sesi. Namun, upaya pebalap BK8 Gresini Ducati itu belum cukup untuk merebut posisi teratas. Alex harus puas menempati urutan kedua dengan selisih 1,494 detik dari Marc.
Johann Zarco melengkapi barisan depan setelah menempati posisi ketiga. Pebalap Castrol Honda LCR tersebut tampil kompetitif setelah sebelumnya menjadi yang tercepat pada sesi kualifikasi pertama atau Q1. Ia mencatatkan selisih 1,503 detik dari pole sitter.
Jorge Martin dan Jack Miller Masuk Lima Besar
Jorge Martin mengamankan posisi keempat untuk Aprilia Racing dengan selisih 1,577 detik. Sementara itu, pebalap tuan rumah Jack Miller menempati urutan kelima bersama Pramac Yamaha setelah sebelumnya sempat bertahan di posisi kedua.
Raul Fernandez berada di peringkat keenam, diikuti Pedro Acosta pada posisi ketujuh. Fabio Di Giannantonio menempati urutan kedelapan, sedangkan Marco Bezzecchi harus memulai balapan dari posisi kesembilan setelah kesulitan memaksimalkan kondisi lintasan.
Diogo Moreira melengkapi sepuluh besar dalam penampilan kualifikasi tersebut. Pebalap rookie Pro Honda LCR itu mencatatkan selisih 3,681 detik dari waktu terbaik Marc Marquez.
Di belakangnya, Enea Bastianini menempati posisi ke-11 dan Ai Ogura berada di urutan ke-12. Brad Binder, Iker Lecuona, serta Maverick Viñales masing-masing mengisi posisi ke-13 hingga ke-15.
Bagnaia dan Quartararo Terpuruk di Luar 15 Besar
Hasil kurang memuaskan dialami Francesco Bagnaia. Pebalap Ducati Lenovo tersebut hanya mampu menempati posisi ke-16 dengan catatan waktu 1 menit 36,759 detik. Hasil itu membuat Bagnaia harus bekerja keras jika ingin bersaing di barisan depan saat balapan.
Fabio Quartararo juga menghadapi situasi sulit. Pebalap Monster Yamaha itu berada di posisi ke-19 dengan waktu 1 menit 37,240 detik. Sementara itu, Franco Morbidelli menempati posisi paling belakang atau urutan ke-20.
Berikut hasil lengkap kualifikasi MotoGP Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island.
| Posisi | Pebalap | Tim | Waktu/selisih |
|---|---|---|---|
| 1 | Marc Marquez | Ducati Lenovo | 1:34.203 |
| 2 | Alex Marquez | BK8 Gresini Ducati | +1.494 |
| 3 | Johann Zarco | Castrol Honda LCR | +1.503 |
| 4 | Jorge Martin | Aprilia Racing | +1.577 |
| 5 | Jack Miller | Pramac Yamaha | +1.781 |
| 6 | Raul Fernandez | Trackhouse Aprilia | +1.947 |
| 7 | Pedro Acosta | Red Bull KTM | +2.297 |
| 8 | Fabio Di Giannantonio | Pertamina VR46 Ducati | +2.303 |
| 9 | Marco Bezzecchi | Aprilia Racing | +2.317 |
| 10 | Diogo Moreira | Pro Honda LCR | +3.681 |
| 11 | Enea Bastianini | Red Bull KTM Tech3 | +4.444 |
| 12 | Ai Ogura | Trackhouse Aprilia | +5.186 |
| 13 | Brad Binder | Red Bull KTM | 1:35.996 |
| 14 | Iker Lecuona | BK8 Gresini Ducati | 1:36.296 |
| 15 | Maverick Viñales | Red Bull KTM Tech3 | 1:36.687 |
| 16 | Francesco Bagnaia | Ducati Lenovo | 1:36.759 |
| 17 | Augusto Fernandez | Yamaha Factory Racing | 1:36.778 |
| 18 | Alex Rins | Monster Yamaha | 1:36.911 |
| 19 | Fabio Quartararo | Monster Yamaha | 1:37.240 |
| 20 | Franco Morbidelli | Pertamina VR46 Ducati | 1:37.904 |
Marc Marquez kini berada di posisi terdepan untuk memulai balapan MotoGP Australia 2026. Namun, kondisi cuaca Phillip Island yang berubah-ubah berpotensi kembali menjadi faktor penting dalam menentukan jalannya persaingan.









