Topik.id — Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) masih dapat dimanfaatkan masyarakat pada 2026 untuk mendeteksi risiko penyakit sejak dini. Pendaftaran layanan ini terhubung dengan ekosistem digital Kementerian Kesehatan, termasuk SATUSEHAT Mobile dan SATUSEHAT Indonesiaku (ASIK).
Meski demikian, fungsi kedua platform tersebut berbeda. Masyarakat yang ingin mengikuti CKG pada umumnya dapat melakukan pendaftaran melalui SATUSEHAT Mobile, WhatsApp resmi Kementerian Kesehatan, maupun datang langsung ke Puskesmas.
Sementara itu, SATUSEHAT Indonesiaku atau ASIK lebih banyak digunakan oleh tenaga kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan untuk mengelola peserta, mencatat pelayanan, serta memasukkan hasil pemeriksaan CKG.
Berdasarkan panduan resmi SATUSEHAT yang diperbarui pada 10 Juli 2026, pendaftaran CKG umum dapat dilakukan melalui beberapa jalur.
Cara Daftar CKG 2026 Lewat SATUSEHAT Mobile
Bagi masyarakat yang memiliki ponsel, pendaftaran dapat dilakukan langsung melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile.
Berikut langkah-langkahnya:
- Unduh dan login ke aplikasi SATUSEHAT Mobile.
- Buka menu Fitur.
- Pilih Pendaftaran.
- Klik Lengkapi Identitas.
- Isi informasi data diri hingga lengkap.
- Pilih jadwal pemeriksaan yang tersedia.
- Masukkan nomor WhatsApp aktif.
- Pilih Puskesmas yang akan menjadi lokasi pemeriksaan.
- Periksa kembali detail pemeriksaan dan data peserta.
- Centang kolom persetujuan.
- Pilih Simpan.
- Tiket pemeriksaan CKG akan diterbitkan.
- Pilih Isi Skrining pada tiket.
- Jawab seluruh pertanyaan mengenai kondisi kesehatan.
- Datang ke Puskesmas sesuai jadwal dan lokasi yang dipilih.
Peserta sebaiknya menyelesaikan skrining mandiri sebelum datang untuk menjalani pemeriksaan.
Daftar CKG Bisa Lewat WhatsApp Kemenkes
Selain menggunakan aplikasi, masyarakat dapat mendaftar melalui WhatsApp Chatbot resmi Kementerian Kesehatan di nomor:
0811-10-500-567
Setelah menghubungi nomor tersebut, pilih menu Cek Kesehatan Gratis.
Peserta yang sudah mempunyai tiket dapat melanjutkan proses skrining mandiri. Sementara masyarakat yang belum mempunyai tiket dapat mengikuti petunjuk pendaftaran yang ditampilkan oleh chatbot.
Cara ini dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang tidak ingin melakukan pendaftaran langsung melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile.
Bisa Daftar CKG Langsung di Puskesmas
Kementerian Kesehatan juga masih menyediakan mekanisme pendaftaran langsung.
Masyarakat dapat datang ke Puskesmas dengan membawa identitas seperti KTP atau KK.
Peserta kemudian dapat mengakses laman resmi:
Pada halaman tersebut tersedia pilihan untuk peserta yang belum pernah mendaftar maupun peserta yang sudah memiliki nomor tiket.
Peserta yang belum mendaftar dapat memilih menu Daftar dengan Data Diri, kemudian melengkapi informasi sesuai identitas.
Sementara peserta yang telah memperoleh tiket dapat memilih Lanjutkan dengan No. Tiket dan memasukkan nomor tiket serta tanggal lahir. Setelah itu, peserta diminta menyelesaikan formulir skrining kesehatan.
Apa Itu SATUSEHAT Indonesiaku atau ASIK?
SATUSEHAT Indonesiaku atau yang dikenal dengan ASIK merupakan platform yang digunakan fasilitas kesehatan dan tenaga kesehatan dalam menjalankan sejumlah program kesehatan pemerintah.
Dalam pelaksanaan CKG, ASIK antara lain digunakan untuk mengelola data peserta dan mencatat hasil pelayanan.
Kementerian Kesehatan menjelaskan bahwa setelah pemeriksaan dilakukan di Puskesmas, hasilnya dimasukkan oleh tenaga kesehatan melalui website ASIK.
Data tersebut kemudian dapat diteruskan kepada peserta dalam bentuk Rapor Kesehatan, termasuk melalui SATUSEHAT Mobile atau WhatsApp yang terdaftar.
Dengan demikian, masyarakat tidak perlu bingung jika menemukan istilah Sehat Indonesiaku CKG Pendaftaran. SATUSEHAT Indonesiaku memang menjadi bagian dari sistem pelaksanaan CKG, tetapi aksesnya terutama digunakan oleh petugas dan fasilitas kesehatan.
Pendaftaran CKG Melalui Sehat Indonesiaku ASIK
Dalam kondisi tertentu, petugas Puskesmas dapat membantu mendaftarkan peserta melalui SATUSEHAT Indonesiaku.
Salah satu penerapannya terdapat pada program CKG Sekolah.
Menurut panduan SATUSEHAT, petugas dapat melakukan pendaftaran siswa dengan tahapan:
- Login ke website SATUSEHAT Indonesiaku (ASIK).
- Pilih menu Cari/Daftarkan Individu.
- Pilih submenu CKG Sekolah.
- Klik Daftar Baru.
- Lengkapi data siswa serta orang tua atau wali.
- Pilih kategori pekerjaan Pelajar.
- Simpan data.
- Tiket CKG Sekolah akan dibuat.
Hanya sekolah yang telah tercatat sebagai sarana binaan Puskesmas yang akan muncul dalam daftar pada sistem.
Orang Tua Juga Bisa Daftarkan Anak
Untuk CKG Sekolah, orang tua atau wali pada dasarnya dapat melakukan pendaftaran melalui SATUSEHAT Mobile.
Orang tua perlu menambahkan data anak sebagai profil tertaut, kemudian memilih profil anak yang akan mengikuti CKG.
Data sekolah, kelas, kepesertaan BPJS, alamat domisili, golongan darah, serta sejumlah informasi lainnya perlu dilengkapi sebelum tiket diterbitkan.
Apabila orang tua atau wali mengalami kendala melakukan pendaftaran, petugas Puskesmas pengampu sekolah dapat membantu mendaftarkan peserta melalui SATUSEHAT Indonesiaku atau ASIK.
Tidak Perlu Menunggu Ulang Tahun
Pada awal pelaksanaannya, CKG dikenal luas sebagai program pemeriksaan kesehatan yang berkaitan dengan momentum ulang tahun peserta.
Namun, ketentuan tersebut kini lebih fleksibel.
Kementerian Kesehatan menyatakan bahwa masyarakat pada 2026 tidak perlu menunggu tanggal ulang tahun untuk mengikuti Cek Kesehatan Gratis.
Pemeriksaan dapat dilakukan kapan saja pada jadwal pelayanan yang tersedia, dengan ketentuan maksimal satu kali dalam satu tahun.
Karena itu, masyarakat yang ulang tahunnya masih beberapa bulan lagi tetap dapat mendaftarkan diri dan memilih jadwal pemeriksaan yang tersedia.
Siapa yang Bisa Mengikuti CKG?
Program Cek Kesehatan Gratis ditujukan bagi masyarakat dari berbagai kelompok usia.
Kementerian Kesehatan menjelaskan program ini mencakup masyarakat sejak bayi hingga lanjut usia, dengan jenis pemeriksaan yang disesuaikan dengan kelompok usia dan kondisi peserta.
Pemeriksaan dapat meliputi antara lain pengukuran pertumbuhan pada anak, tekanan darah, gula darah, fungsi ginjal, pemeriksaan mata dan telinga, kesehatan gigi, hingga pemeriksaan kesehatan jiwa sesuai kelompok sasaran.
Jenis pemeriksaan yang diterima setiap peserta tidak selalu sama karena disesuaikan dengan usia serta paket skrining yang berlaku.
Setelah Pemeriksaan, Hasil Bisa Dilihat di SATUSEHAT
Setelah proses pemeriksaan selesai, petugas kesehatan akan memasukkan data pelayanan melalui sistem ASIK.
Hasil tersebut kemudian dapat muncul dalam fitur Hasil Cek Kesehatan Gratis/Rapor Kesehatan di SATUSEHAT Mobile.
Kementerian Kesehatan juga dapat mengirimkan informasi hasil melalui nomor WhatsApp yang terdaftar setelah data pelayanan dimasukkan tenaga kesehatan.
Jika diperlukan tindak lanjut medis, peserta dapat memperoleh pelayanan lanjutan sesuai hasil pemeriksaan dan mekanisme pelayanan kesehatan yang berlaku.
Kesimpulan
Masyarakat yang mencari Sehat Indonesiaku CKG pendaftaran perlu membedakan antara SATUSEHAT Mobile dan SATUSEHAT Indonesiaku atau ASIK.
Untuk masyarakat umum, pendaftaran Cek Kesehatan Gratis dapat dilakukan melalui SATUSEHAT Mobile, WhatsApp Kemenkes di 0811-10-500-567, atau datang langsung ke Puskesmas.
Sementara SATUSEHAT Indonesiaku (ASIK) terutama digunakan oleh tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan untuk mengelola peserta serta mencatat hasil pemeriksaan.
Pada CKG Sekolah, ASIK juga dapat digunakan petugas Puskesmas untuk membantu mendaftarkan siswa ketika orang tua atau wali mengalami kendala melakukan pendaftaran secara mandiri.
Masyarakat juga tidak lagi harus menunggu hari ulang tahun. Selama jadwal layanan tersedia, CKG dapat dilakukan kapan saja dengan batas maksimal satu kali pemeriksaan dalam setahun.
