Gawat! ratusan wartawan jadi korban judi online

Menkominfo selaku Ketua Harian Pencegahan meminta semua pihak saling jaga dan saling mengingatkan.

Ardi Nugraha
A- A+
Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi. | | foto: @kominfo
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi, mengungkapkan fakta mengejutkan terkait para wartawan dalam judi online yang semakin marak di Indonesia. 

Dalam sebuah konferensi pers, Menkominfo mengungkapkan bahwa sebanyak 164 wartawan telah menjadi korban judi online.

Menteri Budi Arie menyatakan korban judi online sudah merambah ke profesi wartawan dan juga karyawan kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Kominfo.

Menkominfo selaku Ketua Harian Pencegahan meminta semua pihak saling jaga dan saling mengingatkan demi kesuksesan pemberantasan judi online.
"Seratus enam puluh empat wartawan bukan jumlah yang sedikit, tolong ingatkan. Tolong lebih diingatkan lagi ya karena ini korban (dari kalangan) kita semua," ungkapnya dalam Konferensi Pers usai menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengarahan tentang Pencegahan Perjudian Daring, di Kantor Kemenko PMK, Jakarta Pusat, Selasa (25/06/2024).
Menteri Budi Arie menyatakan juga telah mengidentifikasi ada karyawan Kementerian Kominfo yang menjadi korban judi online.

"Jumlahnya ada, di Kominfo sendiri. Nanti kita umumkan hari Kamis, tanggal 27 Juni 2024," jelasnya.

Terpisah, sebelumnya Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., meminta kepada seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama memberantas judi online dan pinjaman online (Pinjol) ilegal yang belakangan marak di Tanah Air. 

Sinergi dari semua pihak, termasuk peran aktif masyarakat, menjadi kunci keberhasilan untuk memberantas keduanya. Hal tersebut disampaikan Kasad di hadapan awak media, usai mengikuti kegiatan jalan santai (Fun Walk) dalam rangka HUT ke-78 Bhayangkara yang dipimpin Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.

Dalam rangka HUT ke-78 Bhayangkara itu juga dihadiri Menkopolhukam Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto, Jaksa Agung ST Burhanuddin, dan pejabat TNI/Polri lainnya. Acara yang mengusung tema ‘Berjalan dalam Kesatuan’ ini digelar di Lapangan Bhayangkara Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (22/6/2024).

Kasad juga menegaskan bahwa judi online berdampak buruk bagi kehidupan masyarakat, baik dalam aspek sosial maupun ekonomi. 

Untuk itu, Kasad menekankan pentingnya dilakukan sosialisasi kepada masyarakat guna menumbuhkan pemahaman akan dampak buruk judi online, yang dilakukan oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas bersama Satgas Pemberantasan Judi Online yang diketuai Menkopolhukam.

"Ya, kita sudah mendapatkan arahan (terkait pemberantasan judi online). Yang bersentuhan dengan masyarakat kan Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Ini sudah berjalan dan akan terus kita evaluasi, bagaimana cara yang efektif menyampaikan kepada masyarakat," tegas Kasad kepada para awak media, usai mengikuti kegiatan jalan santai (Fun Walk) dalam rangka HUT ke-78 Bhayangkara, Sabtu (22/6/2024).

Lanjut Kasad menjelaskan bahwa Angkatan Darat telah bekerja sama dengan berbagai instansi terkait, dan kembali menekankan bahwa upaya pemberantasan judi online tidak akan berhasil tanpa adanya partisipasi aktif dari masyarakat.

"Di internal (TNI AD), kita juga telah melakukan upaya-upaya untuk memberantas judi online ataupun Pinjol. Karena sudah ada yang sampai melakukan tindakan tak terpuji, ada pula yang sampai tidak punya uang," tegas Kasad.
Apakah konten ini bermanfaat?
Dukung dengan memberikan satu kali kontribusi.

Share:
Berbasis data.
Paling diminati.
News Terkini
Lihat semua
Komentar
Login ke akun RO untuk melihat dan berkomentar.

Terkini

Indeks