Pendidikan

BAZNAS Buka Pendaftaran Madrasah Layak Belajar 2026, Siapkan Rp25 Juta

BAZNAS membuka pendaftaran Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 madrasah. Simak syarat, prioritas penerima, cara daftar, dan jadwalnya.

BAZNAS Buka Pendaftaran Madrasah Layak Belajar 2026, Siapkan Rp25 Juta
Program Madrasah Layak Belajar BAZNAS (Sumber: dok. BAZNAS)

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) membuka pendaftaran Program Madrasah Layak Belajar 2026. Sebanyak 700 madrasah akan menerima bantuan renovasi ruang kelas sebesar Rp25 juta per madrasah.

Program yang dibiayai dari zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya itu diperluas tahun ini untuk madrasah ibtidaiyah swasta (MIS) dan madrasah tsanawiyah swasta (MTsS). Dana bantuan wajib digunakan untuk memperbaiki ruang kelas.

Komponen yang dapat direnovasi mencakup bagian struktural dan fungsional, seperti dinding, atap, plafon, lantai, kusen, jendela, dan pintu. Bantuan juga dapat digunakan untuk sarana belajar dasar, antara lain meja, kursi, papan tulis, lemari, maupun komponen lain yang melekat pada ruang belajar.

Syarat penerima bantuan

Berdasarkan Petunjuk Teknis Madrasah Layak Belajar 2026, madrasah yang mengajukan diri harus memenuhi ketentuan berikut:

  1. Berstatus sebagai madrasah ibtidaiyah swasta (MIS) atau madrasah tsanawiyah swasta (MTsS).
  2. Memiliki izin operasional madrasah dan/atau nomor statistik madrasah (NSM).
  3. Ruang kelas mengalami kerusakan yang berdampak pada kegiatan pembelajaran.
  4. Memiliki sedikitnya 25 siswa aktif sebagai penerima manfaat individu.
  5. Melayani siswa dari keluarga miskin, yatim, penyandang disabilitas, mualaf, atau kelompok rentan lainnya.
  6. Bersedia mengikuti seluruh peraturan dan ketentuan program.
  7. Jika satu yayasan menaungi MI dan MTs, hanya satu madrasah yang boleh diajukan.
  8. Belum pernah menerima bantuan Program Madrasah Layak Belajar dari BAZNAS RI pada tahun-tahun sebelumnya.

Kriteria prioritas penerima

Jika jumlah pendaftar melampaui kuota, BAZNAS akan memprioritaskan madrasah berdasarkan kondisi berikut:

  1. Proporsi siswa miskin mencapai sedikitnya 35 persen dari total siswa aktif.
  2. Mayoritas siswa berasal dari kelompok rentan, seperti penyandang disabilitas, mualaf, yatim, atau kelompok rentan lainnya.
  3. Berada di wilayah 3T, wilayah minoritas muslim, wilayah terdampak atau rawan bencana, maupun wilayah yang mengalami bencana berulang.
  4. Belum menerima bantuan renovasi ruang kelas dari sumber lain pada tahun berjalan untuk objek bantuan yang sama.
  5. Madrasah yang tidak memenuhi kondisi prioritas di atas.

Cara mendaftar dan jadwal program

Madrasah pemohon perlu menyiapkan proposal dan data siswa mustahik sesuai format yang tersedia di https://bazn.as/FormatProposalMLB2026. Setelah itu, pendaftaran dilakukan melalui formulir di https://bazn.as/FormDaftarMLB26.

Berikut tahapan Program Madrasah Layak Belajar 2026:

TahapanJadwal
Penerimaan proposal20-31 Oktober 2026
Proses penilaian dan keputusan1-20 November 2026
Pengumuman keputusan akhir21 November 2026
Bimbingan teknis penerima manfaat24 November 2026
Pencairan dana25-30 November 2026
Pelaksanaan renovasi dan monitoring1-31 Desember 2026
Evaluasi program1-31 Januari 2027
Diseminasi program dan praktik baikFebruari 2027

Informasi lebih lanjut mengenai program dan ketentuan pendaftaran dapat dibaca dalam panduan di https://bazn.as/JuknisMLB26.