Pendidikan

Ujian Gelombang Pertama TKA Segera Dimulai, Ini Tips Persiapannya

Simak panduan dan tips persiapan menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) gelombang pertama bagi murid dan guru yang akan dimulai pekan depan.

Ujian Gelombang Pertama TKA Segera Dimulai, Ini Tips Persiapannya
Ilustrasi Pelaksanaan TKA Murid SMA (Sumber: dok. Kemendikdasmen)

Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) gelombang pertama akan segera dimulai. Para siswa yang mendapat jadwal pada gelombang awal ini akan menghadapi ujian mulai Senin, 26 Oktober 2026 mendatang.

Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Toni Toharudin, mengingatkan pentingnya persiapan yang matang. Hal tersebut mencakup menjaga kondisi kesehatan fisik serta mengasah kemampuan melalui fasilitas simulasi TKA yang disediakan.

“Persiapkan diri dengan belajar teratur, ikut simulasi resmi TKA, selalu mencoba “AYO COBA TKA”,” ujar Toni.

Di sisi lain, Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen menegaskan bahwa para siswa tidak perlu merasa cemas. Berbeda dengan Ujian Nasional (UN), hasil TKA tidak berfungsi sebagai penentu kelulusan, melainkan untuk memetakan mutu pendidikan secara nasional sekaligus menjadi validator rapor dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2027.

“Kurikulumnya sama dari Sabang sampai Merauke, target pembelajarannya juga seragam. Nah, lewat TKA ini kita mau lihat, seberapa jauh hasilnya? Dulu memang ada pengukuran, tapi sifatnya subjektif karena standarnya beda-beda tergantung sekolah atau guru yang mengajar,” kata Rahmawati.

Kiat Menghadapi TKA untuk Siswa dan Pendidik

Menjelang hari pelaksanaan, Kemendikdasmen membagikan sejumlah langkah strategis yang dapat diterapkan oleh peserta didik maupun tenaga pengajar.

Panduan untuk Murid

Waktu yang tersisa dapat dimaksimalkan oleh para pelajar melalui beberapa cara berikut:

  • Atur Strategi Belajar: Buat agenda belajar ringkas untuk mendalami konsep dasar mata pelajaran. Tandai materi yang masih sulit dan diskusikan bersama guru atau kelompok belajar.
  • Latihan Bertahap: Awali latihan dari soal per topik menggunakan laman simulasi resmi, lalu jelaskan kembali materi tersebut kepada rekan sebaya untuk menguji pemahaman.
  • Jaga Kondisi Mental dan Fisik: Imbangi waktu belajar dengan istirahat yang cukup, lakukan relaksasi, dan komunikasikan setiap kecemasan kepada orang tua, guru, atau teman.

Panduan untuk Guru

Sejumlah sekolah telah menerapkan inisiatif kreatif. Kepala SMA Negeri 56 Jakarta, Dewi Retno Lestari, misalnya, menginisiasi forum pendampingan khusus setiap hari Jumat untuk melatih ketahanan membaca dan pemahaman model soal siswa.

“Karena dari soal TKA itu, anak itu harus tahan dulu membaca stimulusnya. Nah, ketika siswa sudah memiliki ketahanan membaca, maka dari situ dia bisa langsung menarik informasi, dia bisa mengekstrak,” ucap Dewi.

Secara umum, Kemendikdasmen menganjurkan para guru untuk menjalankan langkah-langkah pendukung seperti:

  1. Memahami kerangka asesmen serta informasi resmi TKA.
  2. Mengintegrasikan latihan berbasis soal menantang ke dalam kegiatan belajar sehari-hari.
  3. Memberikan pendampingan penuh empati dan apresiasi terhadap usaha siswa.
  4. Menjalin komunikasi yang baik dengan orang tua agar siswa mendapat dukungan optimal di rumah.

Sebelum pelaksanaan ujian utama, rangkaian simulasi serta gladi bersih yang menyerupai kondisi aslinya telah diselenggarakan oleh pihak kementerian guna memastikan kelancaran teknis di lapangan.