Pendidikan

29 Kampus Negeri dan Swasta Bersiap Buka Fakultas Kedokteran Gigi Baru

Sebanyak 29 perguruan tinggi negeri dan swasta ditugaskan membuka fakultas kedokteran gigi baru mulai tahun akademik 2026/2027.

29 Kampus Negeri dan Swasta Bersiap Buka Fakultas Kedokteran Gigi Baru
Ilustrasi Mahasiswa Kedokteran Gigi (Sumber: dok. UMS)

Sebanyak 29 perguruan tinggi negeri maupun swasta dijadwalkan membuka fakultas kedokteran gigi atau FKG baru mulai tahun akademik 2026/2027. Kebijakan ini merupakan bagian dari penugasan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.

Pengumuman tersebut disampaikan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek, Setiawan, dalam acara peluncuran inisiatif strategis di Kantor Kemdiktisaintek, Jakarta, pada Kamis (22/10/2026). Pendirian FKG baru ini dijalankan melalui skema kemitraan yang melibatkan FKG pembina serta fasilitas layanan kesehatan.

Berikut adalah daftar 29 perguruan tinggi yang diusulkan untuk mendirikan FKG baru:

NoNama Perguruan TinggiWilayah
1Universitas AbulyatamaAceh
2Universitas RiauRiau
3Universitas Islam RiauRiau
4Universitas JambiJambi
5Universitas BengkuluBengkulu
6Universitas Bangka BelitungBangka Belitung
7Universitas Maritim Raja Ali HajiKepulauan Riau
8IIK Widya HusadaJawa Barat
9ITKES Karsa Husada GarutJawa Barat
10Universitas Bakti Husada Indonesia CirebonJawa Barat
11Universitas Sunan GresikJawa Timur
12Universitas TanjungpuraKalimantan Barat
13Universitas Borneo TarakanKalimantan Utara
14Universitas Palangka RayaKalimantan Tengah
15Universitas MataramNTB
16Universitas Citra Bangsa KupangNTT
17Universitas TadulakoSulawesi Tengah
18Universitas Halu OleoSulawesi Tenggara
19Universitas WallaceaSulawesi Barat
20Universitas Sulawesi BaratSulawesi Barat
21ITKES Muhammadiyah Sidenreng Rappang (Sidrep)Sulawesi Selatan
22Universitas Mega Rezky MakassarSulawesi Selatan
23Universitas BosowaGorontalo
24Universitas Negeri GorontaloGorontalo
25Universitas Muhammadiyah Maluku UtaraMaluku Utara
26Universitas KhairunMaluku Utara
27Universitas CenderawasihPapua
28Universitas PapuaPapua Barat Daya
29Universitas MusamusPapua Selatan

Pembukaan Program Spesialis dan Subspesialis Baru

Selain fakultas baru, penugasan tahap pertama ini juga mencakup pembukaan 29 program studi spesialis di 15 FKG dengan dukungan enam FKG pembina. Pemerintah turut menyiapkan 65 program studi subspesialis melalui pola fragmentasi di perguruan tinggi pembina.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menyatakan bahwa pemerintah menargetkan setiap provinsi di Indonesia memiliki fakultas kedokteran gigi selambat-lambatnya pada 2029. Langkah ini ditujukan untuk mempermudah masyarakat mengakses pelayanan kesehatan gigi sekaligus mengatasi ketimpangan fasilitas antardaerah.

“Selain itu dilakukan pengembangan 26 program studi dokter gigi spesialis serta program subspesialis melalui kerja sama dan pembinaan dari fakultas kedokteran gigi yang telah memiliki kapasitas lebih baik,” ujar Dante.

Pandangan serupa disampaikan oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Fauzan. Ia menilai persebaran tenaga medis, termasuk dokter gigi, saat ini masih terpusat di wilayah tertentu sehingga membutuhkan percepatan pemerataan.

“Sementara itu pendidikan kedokteran dan kedokteran gigi masih terkonsentrasi di wilayah tertentu. Karena itu kita perlu mempercepat pendidikan tenaga medis sekaligus memastikan bahwa hasilnya sesuai dengan kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat dan penyebarannya semakin merata, dan masyarakat semakin mudah memperoleh pelayanan kesehatan yang bermutu,” ucap Fauzan.