Topik.id — Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Jawa Timur pada Sabtu, 19 September 2026. Salah satu agenda utamanya adalah menghadiri Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) di Kabupaten Ponorogo.
Prabowo tiba di lokasi acara dengan mengenakan baju koko putih dan kopiah hitam. Kehadirannya menjadi bagian dari rangkaian puncak peringatan satu abad Gontor yang berlangsung pada 18-20 September 2026 dan diikuti santri, alumni, serta tamu dari berbagai daerah.
Prabowo Tiba di Ponorogo untuk Hadiri Acara Gontor
Rombongan Presiden Prabowo berangkat menuju Jawa Timur melalui Pangkalan TNI AU Iswahjudi, Magetan. Setelah tiba di wilayah tersebut, perjalanan dilanjutkan menuju kompleks Pondok Modern Darussalam Gontor di Ponorogo.
Setibanya di lokasi, Prabowo disambut Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor KH Hasan Abdullah Sahal. Ketua Badan Wakaf Pondok Modern Darussalam Gontor Hidayat Nur Wahid juga tampak berada di lokasi untuk menyambut kedatangan Presiden.
Prabowo kemudian memasuki aula tempat berlangsungnya Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Gontor. ANTARA melaporkan Presiden tiba di aula sekitar pukul 10.20 WIB dengan mengenakan baju koko putih dan kopiah hitam.
Sebelum menghadiri resepsi, Prabowo juga dijadwalkan meresmikan Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam Gontor yang berada di kompleks kampus tersebut. Agenda itu menjadi bagian dari kunjungan Presiden di lingkungan pendidikan Gontor.
Seabad Gontor Diikuti Ribuan Santri dan Alumni
Peringatan 100 tahun PMDG berlangsung selama tiga hari, mulai 18 hingga 20 September 2026. Rangkaian kegiatan diawali dengan Khotmul Qur’an dan sujud syukur pada Jumat, 18 September.
Kegiatan tersebut diikuti puluhan ribu santri dan alumni di kompleks Gontor. Peserta datang dari berbagai daerah di Indonesia maupun sejumlah negara lain untuk mengikuti rangkaian peringatan satu abad lembaga pendidikan Islam tersebut.
Setelah Resepsi Kesyukuran pada Sabtu, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Reuni Akbar pada Minggu, 20 September. Panitia sebelumnya memperkirakan sekitar 8.776 tamu akan hadir dalam rangkaian puncak peringatan tersebut.
Peringatan satu abad ini tidak hanya menjadi agenda seremonial. Momentum tersebut juga digunakan Gontor untuk melihat kembali perjalanan pendidikan dan pengabdian selama 100 tahun sekaligus mempersiapkan langkah memasuki abad berikutnya.
Kehadiran Presiden Menyoroti Peran Pendidikan Pesantren
Kehadiran Prabowo dalam acara tersebut menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap keberadaan pesantren sebagai bagian dari ekosistem pendidikan nasional. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sebelumnya membenarkan rencana kehadiran Presiden dalam resepsi satu abad Gontor.
Dalam agenda resepsi, Prabowo dijadwalkan menyampaikan pidato di hadapan Badan Wakaf Pondok Modern Gontor, dewan guru, santri, alumni, serta tamu undangan dari dalam dan luar negeri. Wakil Grand Syaikh Al Azhar Mesir Mohamed Abdelrahman Eldeweny juga dijadwalkan memberikan sambutan terkait hubungan pendidikan dan keilmuan Gontor dengan Mesir.
Rangkaian kunjungan Presiden di Gontor turut didampingi sejumlah pejabat, di antaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Peringatan satu abad tersebut sekaligus menandai perjalanan panjang Gontor sejak berdiri pada 1926. Selama perkembangannya, PMDG menjadi salah satu lembaga pendidikan Islam yang memiliki jaringan alumni luas di Indonesia maupun luar negeri.
