Topik.id — Mengantisipasi gangguan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Makassar dan wilayah sekitarnya, PT Elnusa Petrofin (EPN) memperkuat operasional pengiriman dari depot menuju sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).
Penguatan tersebut dilakukan melalui penambahan personel dan armada mobil tangki. Lebih dari 500 Awak Mobil Tangki (AMT) dilibatkan, sementara total armada yang beroperasi mencapai 119 unit dengan dukungan kendaraan dari sejumlah daerah.
Distribusi BBM Diperkuat Armada Lintas Daerah
Manager Corporate Communication & Relation PT Elnusa Petrofin Putiarsa Bagus Wibowo mengatakan perusahaan memusatkan kegiatan operasional pada percepatan penyaluran BBM dari fasilitas depot hingga ke masyarakat.
Dari sisi personel, terdapat 463 awak reguler yang menjalankan aktivitas distribusi. Jumlah tersebut kemudian diperkuat dengan puluhan personel tambahan yang didatangkan dari berbagai wilayah operasional Elnusa Petrofin.
“Total 119 Mobil Tangki dengan berbagai kapasitas muatan telah dioperasikan di jalur distribusi,” ujar Putiarsa melalui keterangan resmi, Selasa (15/9/2026).
Armada tersebut mencakup 10 mobil tangki bantuan yang berasal dari Kendari, Kolaka, dan Donggala. Selain itu, perusahaan mengoperasikan 19 unit mobil tangki spot charter yang secara khusus digunakan untuk memperpendek waktu pengiriman BBM menuju SPBU.
Penambahan armada diharapkan mampu meningkatkan ritase perjalanan sehingga distribusi dapat berlangsung lebih cepat. Elnusa Petrofin juga mengerahkan sekitar 30 awak tambahan dari berbagai wilayah, mulai dari Sumatera dan Kalimantan hingga kawasan Indonesia Timur seperti Bitung dan Jayapura.
Operasional 24 Jam Tetap Mengutamakan Keselamatan
Peningkatan intensitas distribusi tidak membuat aspek keselamatan kerja diabaikan. Elnusa Petrofin menerapkan pengaturan kerja bagi para awak untuk menjaga kondisi fisik selama menjalankan tugas distribusi BBM.
Perusahaan menerapkan pola dua hari bertugas dan satu hari libur penuh. Skema tersebut dirancang untuk menjaga kebugaran pengemudi sekaligus menekan risiko kelelahan atau fatigue selama menjalankan perjalanan.
Selain pengaturan waktu kerja, setiap awak mobil tangki diwajibkan menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum memulai perjalanan. Pemeriksaan fit to work menjadi salah satu prosedur yang harus dipenuhi sebelum awak menjalankan rit pengantaran.
Putiarsa menegaskan penguatan distribusi ini merupakan bagian dari aktivitas utama Elnusa Petrofin dalam pengelolaan logistik energi. Kegiatan tersebut meliputi transportasi BBM dari depot menuju titik pelanggan hingga pengelolaan fasilitas SPBU.
Melalui koordinasi dengan PT Pertamina Patra Niaga, tambahan armada dan personel dikerahkan agar aliran pasokan BBM ke Makassar dan sekitarnya tetap berjalan. Operasional distribusi juga berlangsung selama 24 jam untuk merespons kebutuhan di lapangan.
Masyarakat diimbau tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Elnusa Petrofin memastikan langkah mitigasi terus dilakukan sehingga pasokan BBM ke SPBU tetap terjaga dan masyarakat dapat membeli sesuai kebutuhan normal.
