Topik.id — Pergerakan harga pangan di pasar kembali menunjukkan tekanan pada sejumlah komoditas utama. Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) pada Rabu (16/9/2026) pukul 08.00 WIB mencatat lonjakan harga yang cukup tajam, terutama pada kelompok cabai.
Kenaikan juga terlihat pada komoditas beras, daging, bawang, gula, dan telur. Kondisi tersebut membuat sejumlah bahan pangan yang menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat masih berada pada level harga tinggi, meski terdapat beberapa komoditas yang mengalami penurunan.
Cabai Merah Keriting Jadi Komoditas dengan Lonjakan Tertinggi
Cabai merah keriting mencatat kenaikan paling mencolok. Harganya melonjak 99,51% menjadi Rp122.500 per kilogram. Kenaikan hampir dua kali lipat tersebut menjadi salah satu perubahan terbesar dalam daftar harga pangan yang tercatat PIHPS.
Harga cabai rawit merah juga meningkat 30,49% menjadi Rp118.750 per kilogram. Sementara cabai rawit hijau naik 4,98% menjadi Rp67.500 per kilogram.
Namun, tidak semua jenis cabai mengalami kenaikan. Harga cabai merah besar justru turun 36% menjadi Rp35.000 per kilogram. Perbedaan pergerakan harga ini menunjukkan bahwa perubahan harga terjadi tidak seragam pada setiap jenis cabai.
Kelompok bawang juga mencatat kenaikan. Bawang putih ukuran sedang naik 4,56% menjadi Rp41.250 per kilogram, sedangkan bawang merah ukuran sedang meningkat 14% menjadi Rp43.150 per kilogram.
Harga Beras dan Daging Masih Mengalami Kenaikan
Tekanan harga juga terlihat pada komoditas beras. Beras kualitas bawah I naik 2,35% menjadi Rp15.250 per kilogram dan kualitas bawah II meningkat 4,7% menjadi Rp15.400 per kilogram.
Untuk beras kualitas super, harga super I naik 1,69% menjadi Rp18.150 per kilogram, sementara super II meningkat 0,58% menjadi Rp17.400 per kilogram. Beras medium I juga naik 2,42% menjadi Rp16.950 per kilogram.
Satu-satunya penurunan dalam kelompok beras terjadi pada kualitas medium II yang turun 0,91% menjadi Rp16.250 per kilogram.
Dari kelompok daging, harga ayam ras segar naik 8,11% menjadi Rp46.000 per kilogram. Daging sapi kualitas I meningkat 10,9% menjadi Rp167.500 per kilogram, sedangkan kualitas II naik 13,76% menjadi Rp162.500 per kilogram.
Komoditas lainnya turut bergerak. Gula pasir premium naik 8,37% menjadi Rp22.000 per kilogram, sementara gula lokal turun 1,83% menjadi Rp18.750 per kilogram. Harga telur ayam ras segar naik 4,36% menjadi Rp31.150 per kilogram.
Pada komoditas minyak goreng, harga kemasan bermerek 1 tercatat Rp26.500 per liter dan minyak goreng curah Rp21.250 per liter. Sementara minyak goreng kemasan bermerek 2 turun menjadi Rp22.500 per liter.
