— Tes Kemampuan Akademik (TKA) SMA/SMK 2026 akan menguji sejumlah kemampuan akademik siswa melalui mata pelajaran wajib dan pilihan. Materi yang diujikan mencakup tiga mata pelajaran wajib, yakni Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.

Selain tiga mapel tersebut, peserta juga perlu menentukan dua mata pelajaran pilihan dari daftar yang telah disediakan. Pemilihan mata pelajaran dapat disesuaikan dengan rencana studi setelah lulus sekolah maupun bidang yang ingin ditekuni dalam dunia kerja.

Tiga Mata Pelajaran Wajib TKA 2026

Kemendikdasmen menetapkan Matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib dalam TKA SMA/SMK 2026. Ketiganya memiliki cakupan materi dan kemampuan yang berbeda untuk mengukur kompetensi akademik peserta.

Pada Matematika, soal dirancang untuk menguji pemahaman terhadap fakta, konsep, prinsip, dan prosedur. Peserta juga dituntut mampu menerapkan pengetahuan tersebut untuk menyelesaikan persoalan.

Materi yang menjadi cakupan meliputi bilangan, aljabar, geometri dan pengukuran, data dan peluang, serta trigonometri. Materi tersebut mengacu pada cakupan pembelajaran dalam Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka.

Sementara itu, TKA Bahasa Indonesia menitikberatkan pada kemampuan membaca. Peserta akan berhadapan dengan teks informasi maupun teks fiksi dengan karakteristik yang beragam.

Teks informasi dapat berisi fakta, konsep, prosedur, hingga materi yang berkaitan dengan kemampuan metakognitif. Topiknya dapat mengambil konteks lokal maupun global.

Untuk teks fiksi, bentuk yang digunakan dapat berupa cerita realis maupun absurd. Variasi soal dapat berkaitan dengan latar, tokoh, konflik, alur, hingga sudut pandang.

Materi Bahasa Inggris dalam TKA SMA/SMK

Bahasa Inggris menjadi mata pelajaran wajib ketiga dalam TKA 2026. Kemampuan yang diukur terutama berkaitan dengan keterampilan membaca berbagai jenis teks.

Materi dapat menggunakan konteks kehidupan sehari-hari, dunia vokasional, hingga kebutuhan akademik. Jenis teks yang dapat muncul antara lain descriptive, recount, narrative, procedure, dan analytical exposition.

Tingkat kompleksitas bacaan disesuaikan dengan target kemampuan B1 atau tingkat intermediate berdasarkan Common European Framework of Reference for Languages (CEFR).

Dengan cakupan tersebut, peserta perlu memahami isi bacaan sekaligus mampu menangkap informasi dan makna yang disampaikan dalam berbagai konteks.

Daftar 19 Mata Pelajaran Pilihan TKA 2026

Selain mata pelajaran wajib, tersedia 19 pilihan yang dapat dipilih siswa sesuai kebutuhan akademik dan rencana setelah lulus. Peserta dapat menentukan dua mata pelajaran dari daftar tersebut.

Berikut daftar mata pelajaran pilihan TKA SMA/SMK 2026:

  1. Matematika Tingkat Lanjut
  2. Fisika
  3. Kimia
  4. Biologi
  5. Ekonomi
  6. Sosiologi
  7. Geografi
  8. Sejarah
  9. Pendidikan Pancasila/PPKn
  10. Projek Kreatif dan Kewirausahaan
  11. Bahasa Indonesia Tingkat Lanjut
  12. Bahasa Inggris Tingkat Lanjut
  13. Antropologi
  14. Bahasa Jepang
  15. Bahasa Mandarin
  16. Bahasa Korea
  17. Bahasa Arab
  18. Bahasa Prancis
  19. Bahasa Jerman

Mata pelajaran pilihan tersebut pada dasarnya digunakan untuk mengukur penguasaan konsep, kemampuan menganalisis fenomena, serta keterampilan dalam menyelesaikan persoalan sesuai bidang masing-masing.

Ketentuan Pilihan Mata Pelajaran untuk SMK

Khusus peserta didik SMK, pilihan mata pelajaran dapat berkaitan dengan program keahlian yang dipelajari. Salah satu materi yang tersedia adalah Produk/Projek Kreatif dan Kewirausahaan.

Tes tersebut tidak hanya menguji pemahaman konsep, tetapi juga kemampuan analitis yang berhubungan dengan kegiatan usaha. Materinya dapat mencakup produksi, distribusi, pemasaran, serta pengelolaan usaha.

Peserta juga dapat menghadapi materi mengenai identifikasi peluang usaha, penyusunan proposal, biaya produksi, laporan keuangan, hingga persoalan yang berkaitan dengan Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI).

Persiapan Menghadapi TKA 2026

Dengan semakin dekatnya pelaksanaan TKA, siswa perlu memahami cakupan materi sebelum menentukan strategi belajar. Penguasaan tiga mata pelajaran wajib menjadi bagian penting karena seluruh peserta akan menghadapinya.

Di sisi lain, pemilihan dua mata pelajaran pilihan perlu dilakukan dengan mempertimbangkan rencana pendidikan lanjutan atau bidang yang ingin ditekuni. Setelah pilihan ditetapkan, siswa dapat memusatkan latihan pada materi yang sesuai dengan mata pelajaran tersebut.

Mempelajari kisi-kisi secara menyeluruh juga dapat membantu peserta mengenali jenis kemampuan yang perlu dipersiapkan, bukan hanya menghafal materi. Dengan demikian, latihan dapat diarahkan pada pemahaman konsep, kemampuan membaca informasi, analisis, serta penyelesaian masalah.