Investor perlu mempertimbangkan lebih dari sekadar harga emas harian sebelum menjual asetnya. Harga buyback, target keuntungan, dan kondisi pasar juga perlu diperhatikan agar keputusan menjual lebih terukur di tengah fluktuasi harga.
Pergerakan emas dipengaruhi faktor global, domestik, dan sentimen pasar. Dalam tren terkini, volatilitas juga terlihat dalam rentang mingguan maupun bulanan.
Kementerian Perdagangan (Kemendag) menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE) dan Harga Referensi (HR) emas untuk periode kedua Oktober 2026. Keduanya tercatat turun dibandingkan periode pertama bulan yang sama.
| Indikator | Periode I Oktober 2026 | Periode II Oktober 2026 | Perubahan |
|---|---|---|---|
| HPE emas | US$ 139.409,07 per kilogram | US$ 135.024,36 per kilogram | Turun 3,15% |
| HR emas | US$ 4.336,11 per troy ounce | US$ 4.199,73 per troy ounce | Turun |
Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Tommy Andana menyebut penguatan nilai tukar mata uang utama global dan kenaikan imbal hasil obligasi internasional sebagai faktor penurunan tersebut.
“Penurunan HPE dan HR emas pada periode kedua Oktober 2026 dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti menguatnya nilai tukar mata uang utama global serta meningkatnya imbal hasil obligasi di pasar internasional,” jelas Tommy Andana, Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag dalam keterangan pers.
Koreksi harga dapat membuat investor ragu menentukan waktu penjualan. Mengutip Pegadaian pada Jumat (23/10/2026), berikut sejumlah langkah yang dapat dipertimbangkan untuk mengoptimalkan hasil penjualan emas.
Strategi menjual emas
Pantau harga secara berkala
Periksa harga emas setiap hari, termasuk harga jual kembali atau buyback. Dengan membandingkannya terhadap harga pembelian, investor dapat melihat apakah nilai yang ditawarkan sudah lebih tinggi dari modal awal.
Tentukan target keuntungan
Tetapkan sasaran sebelum menjual, misalnya ketika nilai investasi meningkat 15–20%. Target yang jelas membantu keputusan tetap objektif dan tidak mudah berubah akibat fluktuasi pasar jangka pendek.
Bandingkan harga buyback
Setiap penyedia layanan menetapkan harga buyback sendiri. Selisih penawaran dapat mencapai puluhan hingga ratusan ribu rupiah per gram, bergantung pada kebijakan masing-masing lembaga. Karena itu, bandingkan harga dari beberapa tempat sebelum memilih penawaran.
Simpan sertifikat dan bukti pembelian
Dokumen tersebut menjadi bukti keaslian emas. Jika tidak menyertakannya, investor mungkin menerima penawaran harga yang lebih rendah ketika menjual.
Hindari panic selling
Koreksi dalam jangka pendek merupakan bagian dari fluktuasi harga emas. Jangan menjual semata-mata karena khawatir harga terus turun, sebab keputusan emosional dapat membuat investor kehilangan kesempatan meraih keuntungan lebih besar saat harga kembali pulih.









